“ Betapa seringnya kau sibuk mempercantik rupa. Namun kau lupa untuk mempercantik jiwa.”
“ Kau hampir selalu ingat mengisi perut.Namun betapa mudahnya kau lalai mengisi kepala.”
“ Tiap hari menghitung harta.Hingga kau lupa menghitung dosa.”
“ Betapa cermatnya dirimu mempersiapkan hari tua. Padahal bisa jadi sebelum tua kau sudah di alam barzakh.”
“ Betapa khawatir dirimu tentangmasa depan. Namun betapa mudah kau lupa mempersiapkan kematian.”
“ Betapa kau terlalu dalam mencintai dunia. Hingga kau lupa bahwa semua ini hanya sementara”.
📚 The Wisdom From : Tuhan, Maaf Kami Sedang Sibuk.
✍🏻 Ahmad Rifai Rifan

0 comments:
Post a Comment