Showing posts with label info. Show all posts
Showing posts with label info. Show all posts

Tuesday, February 21, 2017

CINTA DAN BENCI

مٙا مِنْ أٙحٙدٍ إِلّٙا وٙلٙهُ مُحِبٌّ وٙ مُبْغِضٌ. فٙإِنْ كٙانٙ لٙابُدّٙ مِنْ ذٰلِكٙ، فٙلْكُنِ المٙرْءُ مٙعٙ أٙهْلِ طٙاعٙةِ اللّٰهِ عٙزّٙ وٙجٙلّٙ. (الإمام الشافعي)

“Tidaklah setiap orang itu melainkan ada yang menyukai dan membenci. Karena hal tersebut adalah niscaya, maka pastikanlah bahwa siapapun juga harus bersama orang-orang yang ta'at kepada Allah Azza wa Jalla.” (Imam Syafi'i)

Cinta dan benci adalah perasaan mendasar yang ada pada diri manusia. Ada banyak tindakan kita dilatari karena dua rasa ini.

Jika kita sudah terlanjur suka, maka bagaimana pun orang lain menunjukkan keburukan orang yang kita sukai, kita akan menolaknya dengan seribu argumen.

Sebaliknya, kalau kita sudah benci orang, bagaimana pun orang lain menunjukkan kebaikannya, maka kita pun akan mengemukakan sejuta alasan untuk menolaknya.

Untuk itu, Imam Syafi'i pada kata mutiara di atas berpesan, karena keberadaan orang suka dan benci itu adalah niscaya, *kita harus memastikan bahwa kita selalu bersama orang orang mukmin. Kita harus berkumpul dengan orang orang shaleh*. Kita harus banyak berguru kepada para ulama` yang wara', yang setiap laku lampah hidupnya hanya berisi kepentingan agama Allah.

Kalau kita sudah berada bersama orang orang shaleh, kita ikuti semua kebaikan mereka, kemudian masih ada yang tidak suka pada kita, biarkankah. Karena kalau kita harus menuruti omongan semua orang, urusan tidak akan pernah selesai.

MENYAKSIKAN DETIK-DETIK BERAKHIRNYA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

By.Bambang Tri Muljanto, Mantan   Dir. KITSDA: Direktorat Jenderal Pajak:
"Saya mengamati dengan kagum sebuah perusahaan PMA dari RRC yang menginvestasikan puluhan triliun rupiah uangnya di suatu wilayah masih perawan (baca: tanpa infrastruktur) di “pinggang” pulau Sulawesi. Perusahaan ini membangun infrastruktur sendiri mulai dari dermaga, jalan, tanur-tanur peleburan, power plants, area penimbunan bahan baku dan barang hasil produksi, instalasi pengolahan air bersih dan ekstraksi oksigen dari air laut, asrama pegawai, rumah sakit dan infrastruktur lainnya, yang diperlukan untuk melakukan kegiatan usaha peleburan bijih nikel yang ditambang dari ratusan ribu hektar areal penambangan yang mereka kuasai.
I also admire more than 5000 employees, both blue and white collars, who diligently and productively (just not to say militantly) work for the company in the middle of nowhere. Most of them, more than 95 percent, are Republic of China Nationals. Only a small number of employees are Indonesians.
Setelah mengagumi kehebatan semangat para pencari uang itu, saya lalu bertanya pada diri sendiri: “Apa ya kira kira yang didapat oleh rakyat Indonesia, pemilik asli dari sumberdaya alam Indonesia, dari kegiatan PMA itu?”
– Apakah lapangan pekerjaan (biasanya perusahaan PMA dari Jepang, Eropah dan Amerika menawarkan banyak lapangan kerja kepada buruh Indonesia yang relatif murah)? Jawabnya: Jelas Tidak, karena 95 persen lebih pegawai perusahaan itu DIDATANGKAN dari China.
– Pajak, kah yang diperoleh? Yuk kita lihat sama sama:
1. Corporate Income Tax?… kayaknya sangat kecil atau nihil, atau malahan lebih bayar; kenapa? karena perusahaan mendapat berbagai fasilitas kemudahan penanaman modal termasuk investment allowance dan pembebasan pajak-pajak atas impor, sementara itu Credit Withholding taxes justru refundable.
2. Payroll Taxes?… enggak juga, karena warga RRC yang bekerja di perusahaan itu digaji sebesar PTKP Indonesia dalam bentuk biaya hidup dan akomodasi yang disediakan oleh perusahaan plus sedikit uang saku, sedangkan hak gaji yang lebih besar dibayarkan kepada keluarganya di RRC (DJP tidak bisa mengakses data ini).
3. VAT?… enggak lah ya, perusahaan ini justru kerjaannya minta restitusi PPN karena semua produksinya diekspor ke RRC.
4. PBB?… mungkin ini satu satunya pajak yang mereka bayar, lalu berapa besarnya?
– Royalty yang dibayarkan kepada pemerintah atas hak penambangan?… saya rasa ini juga dibayar oleh PMA ini; tapi berapa besarnya?… Nobody knows, karena semua informasi tentang volume kegiatan penambangan, smelting dan ekspor nikel yang tahu hanya perusahaan PMA itu sendiri. Pihak pemerintah Indonesia sepenglihatan saya, tidak “hadir” di lokasi untuk mengawasi semua kegiatan pada setiap saat, sehingga tidak bakal tahu berapa sesungguhnya kekayaan Indonesia yang telah dikeruk.
Ibaratnya, kalau perusahaan PMA itu membeli nikel dari pemerintah Indonesia, perusahaan itu dipersilakan mengambil sendiri dan membayar sesuai yang dia mau; enak betul, ya…
– Payment in any other forms?… could be, but only God knows…
– Multiplier Effect?… mungkin ada tapi pasti tidak besar; semua bahan untuk membangun infrastruktur dan operasional perusahaan, sejauh dimungkinkan, menggunakan produk dan teknologi China dan jasa subkontraktor juga didatangkan dari negeri yang sama. Jadi kalaupun ada multiplier effect, akan lebih banyak terjadi di China, bukan di Indonesia.
Walhasil kekaguman saya disaat mengamati kehebatan warga RRC dalam kasus di atas, tiba tiba berubah menjadi kedongkolan luarbiasa, yaitu ketika saya melihat dari sisi Indonesia sebagai pemilik sumberdaya alam. “Kebaikan hati” pemerintah yang menyambut investor dengan karpet merah, untuk mengeruk SDA milik kita Bangsa Indonesia for only little compensation itu telah membuat saya marah.
SADARKAH KITA?
1. Awalnya Kerjasama usaha…(done).
2. Masuk tenaga kerja china sebanyak banyaknya di PT PMA…(done).
3. Lalu bikin “Keamanan” sendiri..pribumi sulit masuk.(done).
4. Bikin Daerah/ kavlingTerbatas sendiri…pribumi sulit kontrol (done).
5. Lalu boleh mendirikan Ormas asing ,bikin pasukkan/ Satgas sendiri…(on progress).
6. Lalu Asing boleh beli Property n Tanah sendiri… lalu dpt ktp dan hak ikut pemilu (done).
7. Selanjutnya lagi digodok boleh Dwi kewarganegaraan negaraan…(on progress).
8. Acuan mata Uang di alihkan ke mata uang china.(on progress).
9. Dan terus bikin Partai sendiri…(on progress).
10. Next ikut Pemilu, dibanjiri uang. Menang!…(on progress).
11. Presiden Asing…(on progress)
12. Awal “Penjajahan” dimulai. UUD banyak dirubah. Karena kekuasaan mutlak ada di Presiden…(on progress).
13. Peperangan dan perpecahan akhirnya menjadi reality…(target).
14. End of Republic…(End).
15. AKHIRZAMAN (mutlak)

Tuesday, November 29, 2016

Dibalik Ketidaktahuan

⛵Nabi NUH belum tahu Banjir akan datang ketika ia membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.

🐏 Nabi IBRAHIM belum tahu akan tersedia Domba ketika Pisau nyaris memenggal Buah hatinya.

🎋Nabi MUSA belum tahu Laut terbelah saat dia diperintah memukulkan tongkatnya.

💝Yg Mereka Tahu adalah bahwa Mereka harus Patuh pada Perintah ALLAH dan tanpa berhenti Berharap yang Terbaik...

💝Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN kita, ALLAH telah menyiapkan Kejutan!

💝SERINGKALI Allah Berkehendak di-detik2 terakhir dalam pengharapan dan ketaatan hamba2NYA.

💝Jangan kita berkecil hati saat spertinya belum ada jawaban doa...
Karena kadang Allah mencintai kita dgn cara2 yg kita tidak duga dan kita tidak suka...

💝Allah memberikan apa yg kita butuhkan, bukan apa yg kita Inginkan!!

💝Lakukan bagianmu saja, dan biarkan
Allah akan mengerjakan bagianNYA...

Tetaplah Percaya.
Tetaplah Berdoa.
Tetaplah Setia.
Tetaplah meraih RidhoNYA Aamiin ...

Tetap semangat meski dlm kesederhanaan 😘
Salam Bahagia dan selalu tersenyum ..😊

Untuk direnungkan...
📺Nonton Pertandingan bisa 90 menit
📺Nonton serial Film lebih dari 60 menit
📺 Nonton Movie hampir 120 menit
👳Tunaikan Shalat hanya 5 menit saja

🔥Di dalam api neraka jahannam sepanjang hayat!

👍 Untuk Akal yg maju!

💬 Renungkan!

📱 Di Whatsapp 300 Kawan
📱 Di blackberry cukup 200 kawan
☎ Di contacts phone 400 Kawan
🏡 di Kampung 50 Kawan
😔 Dalam Keadaan susah hanya ada 1 kawan.

😢 Dalam Jenazahmu, Hanya keluargamu saja yg mengurusi.

😭 Dalam Kubur hanya kau sendirian.

Jangan anggap Aneh kenyataan ini, sebab memang seperti inilah kenyataan hidup..

🌴 Pada Hakikat nya :
"Tidak ada yang dapat memberikan kemanfaatan bagimu kecuali Shalatmu"

🍃Duduk setelah salam dari shalat yang telah diwajibkan adalah waktu yg paling mulia sebab pada waktu itu turun Rahmat Allah Azza wajalla.

🍂Jangan tergesa-gesa berdiri, Bacalah Istighfar, bertasbihlah, baca ayat Al Qur'an dan jangan Lupa bahwa sesungguhnya engkau berada dalam jamuan dzat yang maha Rahman Azza wa jalla.

فإذا فرغت فانصب والى ربك فارغب

🌾 Apabila kamu telah selesai sholat, kerjakanlah pekerjaan lainnya dengan bersungguh-sungguh dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

💭LANGKAH MENUJU SYURGA💭

Langkah ini membuat aku kagum hingga aku pilih untuk aku bagikan kepada orang yang aku cintai.

🌼 Ada Lima perkara, kita semua pasti inginkan serta berusaha untuk mendapatkannya.

1. Wajah yang menarik
2. Duit yg byk
3. Sehat dan kuat
4. Anak-anak yang patuh dan sukses
5. Tidur nyenyak tanpa Obat penenang

🌾 Hal itu Mudah kita peroleh, hanya butuh waktu 15 menit saja.

Bagaimana caranya... 💬

قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم
من ترك صلاة الفجر فليس في وجهه نور

✔ 1. Nabi bersabda : Barangsiapa yg tinggalkan shalat Subuh maka wajahnya tak akan ada cahaya.

ومن ترك صلاة الظهر فليس في رزقه برگة

✔ 2. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Dzuhur niscaya tak ada keberkahan dalam rezekinya.

ومن ترك صلاة العصر فليس في جسمه قوة

✔ 3. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Ashar niscaya tak ada kekuatan dalam jasadnya.

ومن ترك صلاة المغرب فليس في أولاده ثمرة

✔ 4. Barangsiapa yg tinggalkan shalat Magrib niscaya tak ada buah hasil yang boleh dipetik dari anak-anaknya.

ومن ترك صلاة العشاء فليس في نومه راحة’’’’

✔ 5. Barangsiapa yang tinggalkan shalat Isya' tak ada kenyamanan dalam tidurnya.

🌿 Tahu kenapa kalimat Laa ilaaha Illallaah tidak sampai menggerakkan bibir jika diucapkan.

🍃 Sebab ini adalah Rahmat dari Allah kpd kita supaya jika maut menghampiri dengan mudah ia menyebutkan kalimat itu.

🌴 Mudah-mudahan tangan yang mengirim dan menyebarkan ini kelak tidak sulit untuk melafadzkan kalimat Laa ilaaha Illallaah. Aamiin.

Dan semoga kita masuk surga Allah bersama-sama. Aamiin.

KENAPA ORANG BERTERIAK KETIKA MARAH?

Seorang Syeikh berjalan dgn para muridnya, mereka melihat ada sebuah keluarga yg sedang bertengkar, dan saling berteriak.
.
Syeikh tersebut berpaling kepada muridnya dan bertanya : “Mengapa orang saling berteriak jika mereka sedang marah?”
.
Salah satu murid menjawab : “Karena kehilangan sabar, makanya mereka berteriak.”
.
“Tetapi, mengapa harus berteriak kepada orang yg tepat berada di sebelahnya?
Bukankah pesan yg ia sampaikan, bisa ia ucapkan dgn cara halus ?”. Tanya sang Syeikh menguji murid-muridnya.
.
Muridnya pun saling beradu jawaban, namun tidak satupun jawaban yg mereka sepakati.
Akhirnya sang Syeikh berkata : “Bila dua orang sedang marah, maka hati mereka saling menjauh.
Untuk dapat menempuh jarak yg jauh itu, mereka harus berteriak agar perkataannya dapat terdengar.
Semakin marah, maka akan semakin keras teriakannya.
Karena jarak kedua hati semakin jauh.”
.
“Begitu juga sebaliknya, di saat kedua insan saling jatuh cinta?” lanjut sang Syeikh.
"Mereka tidak saling berteriak antara yg satu dgn yg lain.
Mereka berbicara lembut karena hati mereka berdekatan.
Jarak antara ke 2 hati sangat dekat.”
“Bila mereka semakin lagi saling mencintai, apa yg terjadi?”,
Mereka tidak lagi bicara.
Mereka hanya berbisik dan saling mendekat dlm kasih-sayang.
Pada Akhirnya, mereka bahkan tidak perlu lagi berbisik.
Mereka cukup hanya dgn saling memandang.
Itu saja.
Sedekat itulah dua insan yg saling mengasih Syeikh memandangi muridnya dan mengingatkan dgn lembut :
"Jika terjadi pertengkaran diantara kalian, jangan biarkan hati kalian menjauh.
Jangan ucapkan perkataan yg membuat hati kian menjauh.
Karena jika kita biarkan, suatu hari jaraknya tidak akan lagi bisa ditempuh"
subhanallah....  😊😊

Saturday, November 26, 2016

10 Langkah Membuat Rezeki Selalu Menghampiri Kita

*1. Taqwa*

_“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya._(QS ath-Thalaq: 2-3).

*2. Tawakal*

Nabi s.a.w. bersabda: _“Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, nescaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.”_ (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.)

*3. Shalat Dhuha*

Firman Allah dalam hadits qudsi: _“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (shalat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya."_ (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)

*4. Istighfar*

_"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirim-kan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai."_ (QS Nuh: 10-12).

_“Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka.”_ (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim)

*5. Silaturahmi*

Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, _“Siapa yang senang untuk dilapangkan rezekinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaknyalah ia menyambung (tali) silaturahim.”_

*6. Sedekah*

_"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui."_  (QS. Al-Baqarah: 261)

Sabda Nabi s.a.w.: _“Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana (sedekah kpd) orang-orang lemah di kalangan kamu.”_ (Riwayat Bukhari)

*7. Berbuat Kebaikan*

_"Barang siapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barang siapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan."_ (QS Alqashash:84)

Nabi bersabda: _"Sesungguhnya Allah tdk akan zalim pd hambanya yg berbuat kebaikan. Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat."_ (HR. Ahmad)

*8. Berdagang*

Dan Nabi SAW bersabda: _“Berdaganglah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perdagangan."_ (Riwayat Ahmad)

*9. Bangun lebih Pagi*

Fatimah (putri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah ( S.A.W.) melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W.) mengatakan kepadanya,  _"Putriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan-hati Tuhanmu, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari."_ ( H.R. Al-Baihaqi)

Aisyah juga meceritakan sebuah hadits yang hampir sama maknanya, yang mana Rasulullah (S.A.W.) bersabda, _"Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan."_  (H.R. At-Tabarani)

*10. Bersyukur*

_“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”._  (QS Ibrahim:7) Mengingatkan kembali kita semua

10 Langkah Membuat Rezeki Selalu Menghampiri Kita

*1. Taqwa*

_“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya._(QS ath-Thalaq: 2-3).

*2. Tawakal*

Nabi s.a.w. bersabda: _“Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, nescaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.”_ (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.)

*3. Shalat Dhuha*

Firman Allah dalam hadits qudsi: _“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (shalat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya."_ (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)

*4. Istighfar*

_"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirim-kan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai."_ (QS Nuh: 10-12).

_“Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka.”_ (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim)

*5. Silaturahmi*

Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, _“Siapa yang senang untuk dilapangkan rezekinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), hendaknyalah ia menyambung (tali) silaturahim.”_

*6. Sedekah*

_"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui."_  (QS. Al-Baqarah: 261)

Sabda Nabi s.a.w.: _“Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana (sedekah kpd) orang-orang lemah di kalangan kamu.”_ (Riwayat Bukhari)

*7. Berbuat Kebaikan*

_"Barang siapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barang siapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan."_ (QS Alqashash:84)

Nabi bersabda: _"Sesungguhnya Allah tdk akan zalim pd hambanya yg berbuat kebaikan. Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat."_ (HR. Ahmad)

*8. Berdagang*

Dan Nabi SAW bersabda: _“Berdaganglah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perdagangan."_ (Riwayat Ahmad)

*9. Bangun lebih Pagi*

Fatimah (putri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah ( S.A.W.) melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W.) mengatakan kepadanya,  _"Putriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan-hati Tuhanmu, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari."_ ( H.R. Al-Baihaqi)

Aisyah juga meceritakan sebuah hadits yang hampir sama maknanya, yang mana Rasulullah (S.A.W.) bersabda, _"Bangunlah pagi-pagi untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu membawa berkah dan kesuksesan."_  (H.R. At-Tabarani)

*10. Bersyukur*

_“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”._  (QS Ibrahim:7) Mengingatkan kembali kita semua

Friday, November 25, 2016

SELAMAT HARI GURU, SELAMAT HARI USTADZ USTADZAH

QOD ANSHOHA

قدانصحلىابىوربت بحسنها
امىوارشدنىالاستاذوالمعلم
Ayah telah menasehatiku .... Ibu telah mendidikku dan gurupun telah mengajariku dengan sebaik2nya

لكن فقداهملت النصح والارشادا
ولم اكن مصغيارشدامن اىفم
Tapi segala nasehat tak kuhiraukan,
Semua petunjuk dan ajaran tak kudengarkan

وانزلت لكل هبوب الريح مثلا
تروحبالاذان تغنية النسيم
Kujadikan semua itu laksana angin lalu bagaikan lantunan lagu yg enak didengarkan

فكنت مشتغلا بدوشة الدنيا
وسحرت بزهو رانواع لحطام
Aku berada di gemerlap dunia
Akupun terlena oleh keindahan duniawi

واكند نعمة من ربنا كبر
وانسيت صلاة كذا ولم اصم

Aku kufur nikmat Tuhan karena kesombongan
Sholat dan puasapun telah kulupakan

فلما استشعرتبالرأس مملؤشيبا
والاجلادغضون والاعظم رمام

Maka tatkala uban mulai bemunculan
Kulit keriput dengan tulang berhancuran

تنلمت ودموع العينسالتدما
افاق مؤثم من غىالغىلظلام

Air mata darah pun bercucuran sebagai tanda akan sebuah penyesalan
Telah sadar seorang hamba yg bergelimang dosa dalam kegelapan

فخاسرالعباد اتاك ملتجيا
مرتجيارحمةمن ربه الرحيم
Hambamu ya Alloh telah datang dengan penuh harapan akan Rahmat dari Tuhannya yg Maha Penyayang

فهب لناتوبتة واعف عنا الخطايا
واغفرلنامامضى ياواسع الكرم .
Maka ampunilah dan maafkanlah segala kesalahan
Limpahkanlah maghfirohMu Wahai Tuhan yg Maha Pemurah

Wednesday, November 23, 2016

Khasiat Ayat Kursi


? Baca pada saat keluar rumah, 70000 malaikat akan menjagamu dari semua sisi.
? Baca saat masuk rumah, Kemiskinan tidak akan memasuki rumahmu.
? Baca setelah berwudhu, Derajatmu akan dinaikkan 70 tingkat.
? Baca pada saat tidur, Malaikat akan menjagamu sepanjang malam.
? Baca setelah sholat, Maka jarak antara kamu dan surga hanyalah kematian.

Sampaikanlah kepada orang lain, maka ini akan menjadi Shadaqah Jariyah pada setiap orang yang Anda kirimkan pesan ini. Dan apabila kemudian dia
mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat pahalanya sampai hari
Kiamat...

? Kenapa kita tidur kalau Allah memanggil? Tapi sanggup tahan mengantuk saat
menonton film selama 3 jam?
? Kenapa kita bosan saat baca Al-Qur'an? Melainkan kita lebih rela membaca timeline twitter, wall facebook, novel atau buku lain?

? Kenapa kita senang sekali mengabaikan pesan dari Allah? Tapi kita sanggup
memforward pesan yang aneh-aneh?

? Kenapa masjid semakin kecil? Tapi bar dan club, semakin besar?
? Kenapa kita lebih sangat senang menyembah artis? Tapi sangat susah untuk
menemui Allah? Pikirkan itu

? Apakah Anda akan memforward pesan ini?

? Apakah Anda akan mengabaikan pesan ini karena takut ditertawakan orang lain?

Allah Berkata: "Jika kamu menyangkal Aku di depan teman-temanmu. Aku akan
menyangkal kamu pada saat hari penghakiman."

Ada 2 pilihan untuk Anda:
1. Biarkan di dalam blog, catatan atau pikiran Anda tanpa bermanfaat untuk
Orang lain.
2. Anda sebarkan pada semua kenalan anda.

Rasulullah SAW bersabda,

"Barangsiapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang
mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.

SUBHANALLAH....

Yuk sebarkan = dakwah = pahala




Silahkan LIKE & SHARE jika dirasa bermanfaat.....

Apa Sampean Tau

*Apa sampean tau* ?

Bahwa ikan yg ribuan tahun lalu menelan Nabi Yunus As itu ternyata masih hidup sampai sekarang, bahkan sampai hari kiamat. hal ini sdh dijelaskan dalam al-Qur'an: andai Yunus itu tidak beristighfar, tentu ia akan tinggal dalam perut ikan tersebut sampai hari kebangkitan..

*Apa sampean tau* ?

bahwa janin semasa dalam kandungan perut ibunya, dia dilihatkan perjalanan hidupnya mulai dr lahir sampai mati, karena itu, terkadang ketika kita berkunjung ke beberapa tempat yang baru, tp seolah tempat tersebut sudah tidak asing bagi kita.

*Apa sampean tau* ?

di saat bersin, seluruh anggota tubuh kita berhenti berfungsi, seolah mati, ini terjadi dalam hitungan detik, setelah itu berfungsi normal kembali, inilah kenapa dalam islam di sunnahkan membaca alhamdulillah setelah bersin, sebagai ungkapan syukur atas berfungsinya kembali seluruh anggota badan kita.

*Apa sampean tau* ?

menguap itu bukan tanda bahwa kita mengantuk, tapi itu adalah pertanda bahwa tubuh kita butuh tambahan oksigen

*Apa sampean tau* ?

bahwa memakan kurma dalam jumlah genap itu akan menghasilkan gula darah, karena itu Rasulullah menganjurkan kita untuk memakannya dalam jumlah ganjil, agar berubah menjadi karbohidrat.

*Apa sampean tau* ?

bahwa tepat setelah dikumandangkannya azan itu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

*Apa sampean tau* ?

di mana dosa-dosa kita diletakkan ketika kita shalat?
Nabi Muhammad saw bersabda: "sesungguhnya seorang hamba ketika menunaikan shalat, dia membawa serta semua dosa-dosanya, kemudian dosa-dosa itu d taruh di atas kepala dan kedua pundaknya, maka ketika tiap kali ia ruku' atau sujud berjatuhanlah dosa-dosa tersebut".
wahai orang-orang yang biasa tergesa-gesa dalam shalatnya, tenanglah... dan tahanlah lebih lama ruku' dan sujudmu, agar lebih banyak lagi berguguran dosa-dosamu.

*Apa sampean tau* ?

diceritakan ada seorang wanita soleha yg meninggal, maka tiap kali penduduk desa ziarah kubur, mereka mencium harumnya mawar dr dalam kubur, kemudian suaminya menjelaskan, bahwa istrinya itu semasa hidup selalu membaca surah al-mulk, setiap mau tidur..
sesungguhnya surat al-mulk itu menyelamatkan dari siksa kubur.

*Apa sampean tau* ?

ketika kita membaca ayat kursi tiap usai shalat, maka tidak ada penghalang antara kita dan surga kecuali maut.

*Apa sampean tau* ?

bahwa para malaikat mendoakan kita ketika usai shalat, karena itu jangan terburu untuk beranjak dari posisi duduk shalat kita.

semoga bermanfaat

NAMA - NAMA NABI DAN RASUL

1. NABI ADAM AS.
2. NABI IDRIS AS.
3. NABI NUH AS.
4. NABI HUD AS.
5. NABI SHOLEH AS.
6. NABI IBROHIM AS.
7. NABI LUTH AS.
8. NABI ISMAIL AS.
9. NABI ISHAK AS.
10. NABI YA’KUB AS.
11. NABI YUSUF AS.
12. NABI AYUB AS.
13. NABI SYU’AIB AS.
14. NABI MUSA AS.
15. NABI HARUN AS.
16. NABI DZULKIFLI AS.
17. NABI DAUD AS.
18. NABI SULAIMAN AS.
19. NABI ILYAS AS.
20. NABI ILYASA AS.
21. NABI YUNUS AS.
22. NABI ZAKARIA AS.
23. NABI YAHYA AS.
24. NABI ISA AS.
25. NABI MUHAMMAD SAW.

1. Adam As.
2. Tsits As.
3. Anuwsy As.
4. Qiynaaq As.
5. Mahyaa’iyl As.
6. Akhnuwkh As.
7. Idris As.
8. Mutawatsilakh As.
9. Nuh As.
10. Hud As.
11. Abhaf As.
12. Murdaaziyman As.
13. Tsari’ As.
14. Sholeh As.
15. Arfakhtsyad As.
16. Shofwaan As.
17. Handholah As.
18. Luth As.
19. Ishoon As.
20. Ibrahim As.
21. Isma’il As.
22. Ishaq As.
23. Ya’qub As.
24. Yusuf As.
25. Tsama’il As.
26. Su’aib As.
27. Musa As.
28. Luthoon As.
29. Ya’wa As.
30. Harun As.
31. Kaylun As.
32. Yusya’ As.
33. Daaniyaal As.
34. Bunasy As.
35. Balyaa As.
36. Armiyaa As.
37. Yunus As.
38. Ilyas As.
39. Sulaiman As.
40. Daud As.
41. Ilyasa’ As.
42. Ayub As.
43. Aus As.
44. Dzanin As.
45. Alhami’ As.
46. Tsabits As.
47. Ghobir As.
48. Hamilan As.
49. Dzulkifli As.
50. Uzair As.
51. Azkolan As.
52. Izan As.
53. Alwun As.
54. Zayin As.
55. Aazim As.
56. Harbad As.
57. Syadzun As.
58. Sa’ad As.
59. Gholib As.
60. Syamaas As.
61. Syam’un As.
62. Fiyaadh As.
63. Qidhon As.
64. Saarom As.
65. Ghinadh As.
66. Saanim As.
67. Ardhun As.
68. Babuzir As.
69. Kazkol As.
70. Baasil As.
71. Baasan As.
72. Lakhin As.
73. Ilshots As.
74. Rasugh As.
75. Rusy’in As.
76. Alamun As.
77. Lawqhun As.
78. Barsuwa As.
79. Al-‘Adzim As.
80. Ratsaad As.
81. Syarib As.
82. Habil As.
83. Mublan As.
84. Imron As.
85. Harib As.
86. Jurits As.
87. Tsima’ As.
88. Dhorikh As.
89. Sifaan As.
90. Qubayl As.
91. Dhofdho As.
92. Ishoon As.
93. Ishof As.
94. Shodif As.
95. Barwa’ As.
96. Haashiim As.
97. Hiyaan As.
98. Aashim As.
99. Wijaan As.
100. Mishda’ As.
101. Aaris As.
102. Syarhabil As.
103. Harbiil As.
104. Hazqiil As.
105. Asymu’il As.
106. Imshon As.
107. Kabiir As.
108. Saabath As.
109. Ibaad As.
110. Basylakh As.
111. Rihaan As.
112. Imdan As.
113. Mirqoon As.
114. Hanaan As.
115. Lawhaan As.
116. Walum As.
117. Ba’yul As.
118. Bishosh As.
119. Hibaan As.
120. Afliq As.
121. Qoozim As.
122. Ludhoyr As.
123. Wariisa As.
124. Midh’as As.
125. Hudzamah As.
126. Syarwahil As.
127. Ma’n’il As.
128. Mudrik As.
129. Hariim As.
130. Baarigh As.
131. Harmiil As.
132. Jaabadz As.
133. Dzarqon As.
134. Ushfun As.
135. Barjaaj As.
136. Naawi As.
137. Hazruyiin As.
138. Isybiil As.
139. Ithoof As.
140. Mahiil As.
141. Zanjiil As.
142. Tsamithon As.
143. Alqowm As.
144. Hawbalad As.
145. Solih As.
146. Saanukh As.
147. Raamiil As.
148. Zaamiil As.
149. Qoosim As.
150. Baayil As.
151. Yaazil As.
152. Kablaan As.
153. Baatir As.
154. Haajim As.
155. Jaawih As.
156. Jaamir As.
157. Haajin As.
158. Raasil As.
159. Waasim As.
160. Raadan As.
161. Saadim As.
162. Syu’tsan As.
163. Jaazaan As.
164. Shoohid As.
165. Shohban As.
166. Kalwan As.
167. Shoo’id As.
168. Ghifron As.
169. Ghooyir As.
170. Lahuun As.
171. Baldakh As.
172. Haydaan As.
173. Lawii As.
174. Habro’a As.
175. Naashii As.
176. Haafik As.
177. Khoofikh As.
178. Kaashikh As.
179. Laafats As.
180. Naayim As.
181. Haasyim As.
182. Hajaam As.
183. Miyzad As.
184. Isyamaan As.
185. Rahiilan As.
186. Lathif As.
187. Barthofun As.
188. A’ban As.
189. Awroidh As.
190. Muhmuthshir As.
191. Aaniin As.
192. Namakh As.
193. Hunudwal As.
194. Mibshol As.
195. Mudh’ataam As.
196. Thomil As.
197. Thoobikh As.
198. Muhmam As.
199. Hajrom As.
200. Adawan As.
201. Munbidz As.
202. Baarun As.
203. Raawan As.
204. Mu’biin As.
205. Muzaahiim As.
206. Yaniidz As.
207. Lamii As.
208. Firdaan As.
209. Jaabir As.
210. Saalum As.
211. Asyh As.
212. Harooban As.
213. Jaabuk As.
214. Aabuj As.
215. Miynats As.
216. Qoonukh As.
217. Dirbaan As.
218. Shokhim As.
219. Haaridh As.
220. Haarodh As.
221. Harqiil As.
222. Nu’man As.
223. Azmiil As.
224. Murohhim As.
225. Midaas As.
226. Yanuuh As.
227. Yunus As.
228. Saasaan As.
229. Furyum As.
230. Farbusy As.
231. Shohib As.
232. Ruknu As.
233. Aamir As.
234. Sahnaq As.
235. Zakhun As.
236. Hiinyam As.
237. Iyaab As.
238. Shibah As.
239. Arofun As.
240. Mikhlad As.
241. Marhum As.
242. Shonid As.
243. Gholib As.
244. Abdullah As.
245. Adruzin As.
246. Idasaan As.
247. Zahron As.
248. Bayi’ As.
249. Nudzoyr As.
250. Hawziban As.
251. Kaayiwuasyim As.
252. Fatwan As.
253. Aabun As.
254. Rabakh As.
255. Shoobih As.
256. Musalun As.
257. Hijaan As.
258. Rawbal As.
259. Rabuun As.
260. Mu’iilan As.
261. Saabi’an As.
262. Arjiil As.
263. Bayaghiin As.
264. Mutadhih As.
265. Rahiin As.
266. Mihros As.
267. Saahin As.
268. Hirfaan As.
269. Mahmuun As.
270. Hawdhoon As.
271. Alba’uts As.
272. Wa’id As.
273. Rahbul As.
274. Biyghon As.
275. Batiihun As.
276. Hathobaan As.
277. Aamil As.
278. Zahirom As.
279. Iysaa As.
280. Shobiyh As.
281. Yathbu’ As.
282. Jaarih As.
283. Shohiyb As.
284. Shihats As.
285. Kalamaan As.
286. Bawumii As.
287. Syumyawun As.
288. Arodhun As.
289. Hawkhor As.
290. Yaliyq As.
291. Bari’ As.
292. Aa’iil As.
293. Kan’aan As.
294. Hifdun As.
295. Hismaan As.
296. Yasma’ As.
297. Arifur As.
298. Aromin As.
299. Fadh’an As.
300. Fadhhan As.
301. Shoqhoon As.
302. Syam’un As.
303. Rishosh As.
304. Aqlibuun As.
305. Saakhim As.
306. Khoo’iil As.
307. Ikhyaal As.
308. Hiyaaj As.
309. Zakariya As.
310. Yahya As.
311. Jurhas As.
312. Isa As.
313. Muhammad Saw.

Daftar para wali dan auliya’ di tanah jawa – indonesia

WALI SONGO :
Syaikh Maulana Malik Ibrahim, Kota Gresik.
Kanjeng Sunan Ampel (R. Rahmat) Ampel Semampir – Surabaya.
Kanjeng Sunan Giri (‘Ainul Yaqin) Kebomas Gresik.
Kanjeng Sunan Bonang (R. Makhdum) Kutorejo, Kota Tuban.
Kanjeng Sunan Drajad (R. Qosim) Drajad, Paciran Lamongan.
Kanjeng Sunan Muria (Umar Said) Muria, Dawe Kudus.
Kanjeng Sunan Kudus (Ja’far Shoddiq) Menara, Kota Kudus.
Kanjeng Sunan Kalijaga (R. Syahid) Kadilangu, Kota Demak.
Kanjeng Sunan Gunungjati (Syarif Hidayatullah) Astana Gunungjati Cirebon.
Auliya’ was Sholihin fi Jawa as-Sarqiyyah:
1. Syeikh Maulana Abdul Qodir Khoiri, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
2. Syeikh Maulana Abdullah Sholih Istambul, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
3. Syeikh Muhammad Hirman Arruman, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
4. KH. Anis Ibrahim, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
5. KH. Ahmad Siddiq, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
6. Kyai Bani’askar, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
7. KH. Hamim Djazuli (Gus Miek), Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
8. KH. Imam Thoha, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
9. KH. Yasin Yusuf, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
10. Kyai Ma’ruf Alhafidh, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
11. KH. Muslim Hanan, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
12. KH. Rochmad Zuber, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
13. Letda. Akhyar, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
14. M. Asmu’I, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
15. Nyai Hj. Mardliyah, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
16. Kyai Hamzah
17. Kyai Imam Nawawi, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
18. Kyai Imam As’ari, Maqbaroh Tambak Ngadi Kediri
19. Sunan Malaka Daleman Gelis Bangkalan
20. Mbah Saniyah Batuampar Madura
21. Kyai Abu Syamsuddin Batuampar Sampang Madura
22. Kyai Ahmad (Joko Tole) Sumenep Madura
23. Syech Kholil Batuampar Bangkalan Madura
24. Sayyid Yusuf Sumenep Madura
25. Sayyid Abdurrohman Galis Cleret Madura
26. Sayyid Syaifuddin Bangkalan Martajasa Madura
27. Nyai Syarifah Ambamy Bangkalan Air Mata Ibu Madura
28. Sunan Cendana (Sayyid Zainal Abidin) Kwanyar Sumenep Madura.
29. Datuk Ibrahim Lateng Banyuwangi
30. Sayyid Ahmad Lateng Banyuwangi
31. Syech Abdurrahman Lateng Banyuwangi
32. Habib Hadi Alhadad Ketapang Banyuwangi
33. Syech Muhajar Bendo Pare Kediri
34. Kyai Abdullah Mun’im Kemayan, Ngadi, Mojo Kediri
35. Kyai Abd. Basyir Kemayan, Ngadi, Mojo Kediri
36. Kyai Abd. Hasyim Kemayan, Ngadi Mojo Kediri
37. Habib Moh. Thohir Baabud Pelem, Mojo Kediri
38. Kyai Yahya Baran, Mojo Kediri
39. Kyai Imam Maki Karangkates, Mojo Kediri
40. Kyai Jazuli Usman Ploso, Mojo Kediri
41. Kyai Abdul Jalil (Joyo Ulomo) Mojo Kediri
42. Kyai Abd. Jamal Batokan, Mojo Kediri
43. Kyai Abd. Hamid Randulawang Kediri
44. Kyai Ma’sum Randulawang Kediri
45. Kyai Abubakar Bandarkidul Kediri
46. Kyai Munir Bahri Bandarkidul Kediri
47. Kyai Ali Ma’lum Bandar Mlati Kediri
48. Kyai Abd. Majid Kedunglo Kediri
49. Kyai Ma’ruf Kedunglo Kediri
50. Kyai Marzuqi Lirboyo Kediri
51. Syech Mahrus Ali Lirboyo Kediri
52. Syech Abd. Manaf Karim Lirboyo Kediri
53. Kyai Ya’qub Lirboyo Kediri
54. Kyai Sulaiman Washil Setonogedong Kediri
55. Kyai Jumadil Kubro Mbetek Kediri
56. R. Syarifuddin Mangkuyudo Mbetek Kediri
57. Kyai Jakfar Umaiyah Darmoyudo Mbetek Kediri
58. Kyai Abdulqodir Setonogedong Kediri
59. Kyai Abdullah Mursyad Setonolandean Kediri
60. Kyai Dahlan Mutih, Jampes Kediri
61. Nyai Ujang Sholih Mutih Jampes Kediri
62. Syech Ikhsan Mutih, Jampes Kediri
63. Gus Baji Mutih, Jampes Kediri
64. Kyai Abdullah Umar Sumberdringo Kediri
65. Kyai Badrussholih Purwosari Kediri
66. Kyai Dimyati Wlingi Blitar
67. Kyai Kholil Nggebongan Blitar
68. Kyai Abd. Ghofur Mantenan Blitar
69. Kyai Ahya’ Kunir Srengat Blitar
70. Syech Subaqir Penataran Blitar
71. Kyai Imam Hambali bin Ahmad Cemandi, Kunir Blitar
72. Presiden Soekarno Kota Blitar
73. Kyai Hamid M (Minak Lelono) Padangan Bojonegoro
74. Kyai As’ari Keras Tebuireng Jombang
75. Kyai Mursidin Mojoagung Jombang
76. Kyai Alif Mojoagung Jombang
77. Syech Sulaiman bin Dawud Mojoagung Jombang
78. Kyai Daman Huri Betek Mojoagung Jombang
79. Sunan Ngudung Mojoagung Jombang
80. Syech Tamim Irsyad Pajaran Peterongan Jombang
81. Syech Hasyim As’ari Tebuireng Jombang
82. Syech Romli Tamim Rejoso Peterongan Jombang
83. Syech Musta’in Romli Rejoso Peterongan Jombang
84. Syech Rifa’i Romli Rejoso Peterongan Jombang
85. Syech Sonhaji Romli Rejoso Peterongan Jombang
86. Syech Umar Tamim Rejoso Peterongan Jombang
87. Nyai. S Fatimah Leran Manyar Gresik
88. Sunan Prapen Klangonan Kebomas Gresik
89. Habib Abu Bakar Jl. Kauman Kota Gresik
90. 88.Ario Wiratnudatar Cukundul Cikalong W Cianjur
91. Dzatul Kahfi Astana Gunungjati Cirebon
92. Mbah Imam Hanafi Astana Gunungjati Cirebon
93. Raden Fatah Bintoro Kota Demak
94. Kyai Abdulhadi Giri Kusumo Mranggen Demak
95. R. Kian Santang Suci Godoa Garut
96. Ki Ageng Selo (Kyai Kholil) Purwodadi Grobogan
97. Kyai Ganjur Sirojuddin Gubug Purwodadi Grobogan
98. Habib Khuzen Luar Batang pasar Ikan Jakarta Utara
99. Kyai Abdul Aziz Tempurejo Jember
100. Kyai Siddiq Condro Jember
101. Habib Sholeh bin Muhsin Tanggul Jember
102. Syech Abu Bakar Pulau Panjang Jepara
103. Syech Usman haji Benteng Pulau Mondoliko Jepara
104. Sultan hadirin Mantingan Jepara
105. Kyai Dimyati Sukri Demeling Mlonggo Jepara
106. Syech Maulana Magrobi Wodobodro Batang
107. Ki Ageng Gringsing Gringsing Batang
108. Syech Izroil Gunung Santri, Cilegon Banten
109. Syech Hassanudin Banten Lama Banten
110. Syech Mansyur Cikaduwen kramat Pandeglang Banten
111. Syech Asnawi Caringin Banten
112. Sulatan Hasanuddin Banten Kasemen Serang Banten
113. Syech Yusuf bin Hasanuddin Kasemen Serang Banten
114. Sayid Ali Alhadad Banjarmasin
115. Syech Qurrotulain Pulaubata Wuadas Karawang
116. Kyai Singaperbangsa Leran Wuadas Karawang
117. Sunan Nyamplungan (Syech Amir Hasan) Karimunjawa Karimunjawa
118. Kyai Hasan Nawawi Jabalekat Tembayat Klaten
119. Kyai Dardari (R.R. Warsito) Palar Klaten
120. Syech Abu Hasan Sadzali Ngejenu Dawe Kudus
121. Kaliyetno Ternadi Dawe Kudus
122. Kyai Arwani Bulu Kudus
123. Syech Maulana Mansur Sendang Duwur Paciran Lamongan
124. Syech Tubagus Ali Menggala Tulang Bawang Lampung
125. Kyai Anom Besari Grabahan Kuncen Mejayan Caruban Madiun
126. Kyai Abiyoso Pertapaan Ngukiran Awangrejo Caruban Madiun
127. Sunan Geseng Tirto, Grabag Magelang
128. Pangeran Pekik Gunung Andong, Tirto Magelang
129. Syech Abu yamin Tejo, Belang, Grabag Magelang
130. Kyai Jogoreso (Goes. Jogo) Gunungpring Watucongol Magelang
131. Syech Subakir Tidar Magelang
132. Kyai Hasan as’ari Mangli Magelang
133. Raden Santri Gunungpiring Watucongol Magelang
134. Syech Ma’sum Pondok Salaman Magelang
135. Syech Abd. Hamid Kajoran Magelang
136. Kyai Dulngadim Baidowi Ngantang Malang
137. Kyai Zakaria (Mbah Njugo) Gunung Kawi Malang
138. Kyai Imam Sujono Gunung Kawi Malang
139. Syech Jumadil Qubro Trowulan Mojokerto
140. Syech Fatahillah Mangunsari Nganjuk
141. Kyai Mahfud Khoin Ampel, Ngliman Nganjuk
142. Kyai Nur Kholifah Sitores, Sawahan Nganjuk
143. Kyai Amir Mahmud Ngliman Nganjuk
144. Kyai Mustajab Gompol, Prambon Nganjuk
145. Sayid Abu Khoiri Patihan Rowo Sawalan, Pakuncen Nganjuk
146. Kyai Zaenuddin Mojosari Nganjuk
147. Kyai Mughofar Mantenan Pacitan
148. Syech Maulana Mansyur Cikaduen Cikaduen Pandeglang
149. Syech Asnawi Ciwaringin Lubuhan Pandeglang
150. Syech Abd. Hamid Jl. Jawa , Kota Pasuruan
151. Habib Jafar bin Syaikhthon Assegaf Pasuruan
152. Syech jangkung Landoh Kayen Pati
153. Sunan Prawoto Prawoto Sukolilo Pati
154. Kyai Ahmad Mutamakin Kajen Margoyoso Pati
155. Kyai Ronggo Kusumo Ngemplak Margoyoso Pati
156. Ki Ageng Giringan Pundenrejo Tayu Pati
157. Kyai Sholeh amin Tayu Pati
158. Habib Alwy Ahmad Ba Alawy Pungel Pati
159. Habib Mahdum Alathos Pungel Pati
160. Haji Nur Asnawi Muga Bating Walang Songo Pemalang
161. Kyai Ahmad M. Abdullah Muga Bating Walang Songo Pemalang
162. Betoro Katong Ponorogo
163. Syech Hasan Besari Tegalsari Ponorogo
164. Kyai Hasan Anom Jetis Ponorogo
165. Kyai Nur Hasan Genggong Probolinggo
166. Mbah Mustoleh Sidaraja Purwokerto
167. Kyai Imam Setubun Sarang Rembang
168. Syech Hamzah Nlapan Sedan Rembang
169. Kyai Sambu Dekdo Lasem Rembang
170. Kyai Ma’sum Lasem Rembang
171. Kyai Abdurohman Basaiwan Lasem Rembang
172. Syech Kholil Kasingan Rembang
173. Datuk Abdullah Batam Riau
174. Syech Abdurrahman(Abdullah Selomanik) Kalilembu Wonosobo
175. Syech Sabaruddin sendangdalem Wadaslintang Kebumen
176. Gunung Ungaran Ungaran Semarang
177. Kyai Sholeh Gunung Berguto Semarang
178. Sunan Katong Kaliwungu kendal Semarang
179. Kyai Musyafak Kaliwungu kendal Semarang
180. Kyai Sholeh Darat Bergoto Pajang Kota Semarang
181. Kyai Muntoho bin Zarkasi Krian Sidoarjo
182. Syech Mas’ud (Goes. ‘Ud) Pagerwojo Sidoarjo
183. Kyai Syarif Kedung Gudel Kenep Solo
184. Ki Ageng Anis Laweyan Solo
185. Mbah Hasan Miwar Gading Solo
186. Hadi Wijoyo (Joko Tingkir) Mbutuh Plupuh Sragen
187. Pangeran Samodro Gungung kemukus Sumberlawang Sragen
188. Sayid Mansyur Pasarturi Surabaya
189. Kyai Djazuli bin Mursad Pasarturi Surabaya
190. Kyai Abu Hasan Manunggal Surabaya
191. Kyai Maulana A. bin Karimah Kembang Kuning Surabaya
192. Mbah Sonhaji Ampel Surabaya
193. Mbah Sholeh Ampel Surabaya
194. Kyai Ageng Bungkul Darmo Wonokromo Surabaya
195. Syech Abdul Muhyi Suparwadi Pamijahan Tasikmalaya
196. Syech Magrobi Petarukan Tegal
197. Kyai Begawan Turesmi Santren Trenggalek
198. Kyai Abd. Hamid Ngantru Trenggalek
199. Kyai Mas’uibarean Panggul Trenggalek
200. Kyai Boedowi Hudoyono Gunungcilik, Nggador Trenggalek
201. Kyai Yahudo Nglorok, Pacitan Trenggalek
202. Kyai Mesir Semarum, Durenan Trenggalek
203. Kyai Nurmuzdalifah Santren Trenggalek
204. Kyai Nurkholifah Sumber, Karangan Trenggalek
205. Kyai Ahmad Yunus Kamulan, Gunungcilik Trenggalek
206. Syech Asmoro Qondi Gesik Harjo Palang Tuban
207. Kyai Mahmudin As’ari Bejagung Semanding Tuban
208. Kyai abdul Jabbar Nglirip Singgahan Tuban
209. Kyai Punjul Nglepon Jatirogo Tuban
210. Kyai Abd. Fatah Hasan Tholabi Mk. Mangunsari Tulungagung
211. Kyai Noeryahman Mk. Bakalan Tulungagung
212. Kyai Doel ‘Adhim Betoran Tulungagung
213. Kyai Mansyur Tsani Tawangsari Tulungagung
214. Kyai Moh. Syarif Majan Tulungagung
215. Kyai Hasan Mimbar Majan Tulungagung
216. Kyai Langkir Winong Tulungagung
217. Kyai Khusen Mk. Kedung Sangkal Tulungagung
218. Kyai Hasan bin Ahmad Ngadirogo, S. Gempol Tulungagung
219. Kyai Maddhali Tawangsari Tulungagung
220. Kyai Abd. Aziz bin Taruno Sumur Warak, Ngunut Tulungagung
221. Kyai Basyaruddin Srigading, Kalangbret Tulungagung
222. Kyai Mansoer Bancaan, Mj. Sari, Kalangbret Tulungagung
223. Kyai Abd. Hamid bin Ahmad Sumput, B. Rejo Tulungagung
224. Kyai Gozali Kauman, Kalangbret Tulungagung
225. Kyai Mustaham Bancaan, Kalangbret Tulungagung
226. Imam Hambali bin Rohmad Karangwaru Tulungagung
227. Kyai Mustaqin Kauman, Kalangbret Tulungagung
228. Kyai Hasan Mimbar Kauman, Kalangbret Tulungagung
229. Sunan Kuning (Imam Hanafi) Macan Bang, Gondang Tulungagung
230. Kyai Abu Sujak Cepean, Sembung Tulungagung
231. Kyai Hasan Anom As’ari Kalituri Tulungagung
232. Kyai Jauhari Mahmud Notorejo Tulungagung
233. Kyai Abdullah Fatah (Surontani) Tanggung, Boyolangu Tulungagung
234. Kyai Mundir Badrawi Campurdarat Tulungagung
235. Kyai R. Fatah bin Qosim Bedalem Tulungagung
236. Kyai Toermudi bin Munir Bedalem Tulungagung
237. Kyai Abuyusak bin Rokib Bangunmulyo, Pakel Tulungagung
238. KH. Dimyati Campurdarat Tulungagung
239. Sayid Mursad Campurdarat Tulungagung
240. Syech Guruwali (Nurhidayatullah) Popoh Tulungagung
241. Kyai mahmud bin Tohir Bangunmulyo, Pakel Tulungagung
242. Kyai Abuhasan bin Rowi Bangunmulyo, Pakel Tulungagung
243. Syech Wahyuddin Baidlowi Pojok Tulungagung
244. Kyai Zakarsi bin Mahfud Gadingan, Sembung Tulungagung
245. Kyai Kurdi bin Hudoyono Tanijayan, Bolorejo Tulungagung
246. Kyai Maulana Klampisan, Gondang Tulungagung
247. Kyai Hasan Anom Keboireng, Besuki Tulungagung
248. Wali Somu Gedongan, Combor Tulungagung
249. Kyai Wonosegoro (Setran Gondomayit) Sine, Kalipasir Tulungagung
250. Petilasan Wonogiri Kayangan Tirtomoyo Wonogiri
251. Sutowijoyo (P. Senopati) Kota Gede Yogyakarta
252. LM. Sujono (HB. Awal) Imogiri Yogyakarta
253. Syech Jumadil Qubro Gunung Turgo Kaliurang Yogyakarta
254. Sultan Agung Imogiri Yogyakarta
255. Syech Ahmad Almaghrobi Jati Anom Yogyakarta
256. Kyai Ashari Lempuyangan Yogyakarta
257. Kyai Munawir Kerapyak Yogyakarta
258. Kyai Nuriman Mlangi Yogyakarta
259. Kyai Ahmad Dardiri Lepunyangan Yogyakarta
260. Syech Dalhari Gunungpring Watucongol Magelang
261. Syech Fajarrozi Bulu Salaman Magelang
262. Ki. P. Poerwonegoro – Purwosari Tretep Temanggung
263. Ki Trenggono – Muneng, Candiroto, Temanggung
264. Ki Abdullah – Nglarangan, Parakan, Temanggung
265. Ki Pandanaran – Bejen, Jumo, Temanggung
266. Ki Kendel Wesi – Jlapa, Kedu, Temanggung
267. Ki Prabu – Muncar, Parakan , Temanggung
268. Ki Prabu Makukuan – Kedu, Tretep, Temanggung
269. Ki Yahya – Parakan, Temanggung
270. Ki Dendo Yudo – Purwosari, Temanggung
271. Ki Rasyidi – Growo, Sukorejo, Temanggung
272. Ki Ageng Murhammad – Kranggan, Temanggung
273. Ki Ageng Bale – Balekerso, Kramat, Temanggung
274. Ki Ageng Krapyak- Gempol Temanggung
275. Syeh Sulaiman – Bojonegoro, Kedu, Temanggung
276. Syeh Patris – Bojonegoro, Kedu, Temanggung

DAFTAR NAMA SAYIDIL AULIYA’

1. Syaikh Abdul Qodir Jailani Bin Abu Sholeh Baghdad Iraq
2. Uwais Al Qoroni
3. Syaikh Abu Hamid Bin Muhammad Al Ghozali
4. Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad Hadramaut Yaman
5. Habib Ali bin Muhammad al Habsyi Seiwun Hadramaut
6. Syaikh Abu Hasan as Syadzili
7. Syaikh Ma’ruf Al karhi
8. Syaikh Abu Yazid Thoifur Al busthomi
9. Syaikh Abu Yusuf Alhamdani
10. Syaikh Muhammad al Hanafi
11. Syaikh Muhammad Baha’udin Naqsabandi
12. Syaikh Hasan Basri
13. Syaikh Abu Qosim Al Junaidi
14. Ibnu Ngatho’illah As Sakandari
15. Sayyid Abdullah As Syathori
16. Abu Hafsin Nu’man
17. Abi Sulaiman Al Djazuli
NAMA NAMA WALI & ULAMA TANAH JAWA (Al MARHUM)
A. JAWA TIMUR & MADURA
1. Syaikh Kholil bin Abdul Latif Bangkalan Madura
2. Syaikh Syamsudin Batuampar Madura
3. Syaikh Damanhuri Batuampar Madura
4. Syaikh K.H Ahmad Djazuli bin Utsman bin Sahal Ploso Kediri
5. Gus Khamim Djazuli(Gus Mik) Ploso Kediri
6. Gus Munif Djazuli Ploso Kediri
7. Syaikh Wasil Kediri
8. Syaikh Wahab Kedunglo Kediri
9. Simbah K.Ma’ruf Kedunglo Kediri
10. Syaikh Ihsan Jampes Kediri
11. Syaikh Dahlan Jampes Kediri
12. Syaikh Manaf Jampes Kediri
13. K.H Baedowi Jampes Kediri
14. Gus Malik Jampes Kediri
15. Mbah K.Abdul Aziz Jampes Kediri
16. Syaikh Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang
17. Gus Abdurrurrohman Wahid Tebuireng Jombang
18. Syaikh Jumadil Qubro Mojokerto
19. Syaikh Dimyati Termas Pacitan
20. Syaikh Mahfudz Termas Pacitan
21. K.Abdul Rozak Termas Pacitan
22. K.H Syamsul Arifin Asembagus Situbondo
23. Syaikh Mundzir Mubasyir Jember
24. K.H Achmad Shidiq Jember
25. Syaikh Abdul Hamid Jember
26. Syaikh Markhus Lirboyo
27. Syaikh Marzuki Lirboyo
28. Mbah Dul Karim Lirboyo
29. K.H Chotib Surakates
30. K.H Syafa’at Buluk Agung
31. Mbah Khozin Bendo
32. Mbah K.Mustaqim Tulung Agung
33. Mbah K.Abdul Hakim Nganjuk
34. Mbah K.Taefur Somolarang
35. Mbah K.Shodiq Pasir Raja
36. Mbah K.Malik Kedungbaru
37. Simbah Mesir ?
B. JAWA TENGAH & D.I.Y
1. Syaikh Masduki Lasem Rembang
2. Syaikh Ma’sum Lasem Rembang
3. K.H Sambu Lasem Rembang
4. K.Baedowi Lasem Rembang
5. Syaikh Bisri Musthofa Rembang
6. Syaikh Abdul Hamid Kajoran
7. KH Muhaiminan Gunardo Temanggung
8. K.H Abdurrohman Chudlori Tegalrejo Magelang
9. Gus Achmad Muhammad Tegalrejo Magelang
10. Mbah K.Chudlori Tegalrejo Magelang
11. Mbah Dalhar Gunungpring Watucongol
12. Raden Santri Gunungpring Watucongol
13. Mbah Jogo Gunungpring Watucongol
14. Syaikh Muhtarom Gunungpring Watucongol
15. K.H Abdur Ro’uf Gunungpring Watucongol
16. Gus Abdul Karim Gunungpring Watucongol
17. Simbah Ahmad Abdul Haq Gunungpring Watucongol
18. K.Abdur Rohman Gunungpring Watucongol
19. K.Siroj Payaman
20. Simbah Abdul Chamid Maron
21. K.H Muhfidz Pandanaran
22. Sayydid Ali Kemusuh
23. Simbah Jarkasih Berjan,Purworejo
24. Simbah K.Nawawi Berjan Purworejo
25. Sayyid Agil Ba’bud Bulus Purworejo
26. Simbah K.Bunyamin Bulus Purworejo
27. Simbah K.Sulaiman Zuhdi Bulus Purworejo
28. Mbah K.Ma’ruf Solo
29. Habib Anis Al Habsyi Gurauan Solo
30. K.H Achmad Nawawi Berjan Purworejo
31. Syaikh Hasan Krapyak Yogyakarta
32. K.H Ma’sum Krapyak Yogyakarta
33. K.H Munawwir Krapyak Yogyakarta
34. Simbah Hasan Tugu Godean
35. Simbah Kyai Daldiri Lempuyangan
36. Mbah K. Durmuji Lirap Kebumen
37. Mbah K.Ibrahim Lirap Kebumen
38. Syaikh Lancing Mirit Kebumen
39. Syaikh Abdul Awwal Petanahan Kebumen
40. Syaikh Anom Sidokarso Petanahan Kebumen
41. Mbah K.Ghofur Kuwarasan Kebumen
42. Simbah K.Idris Isma’il Kuwarasan Kebumen
43. Simbah.K.Nawai Idris Kuwarasan Kebumen
44. Mbah K.Taefur Somalangu Kebumen
45. Simbah Maulan Maulin Sikeris Tambak
46. Simbah KH.Ibrohim Sikeris Tambak
47. Mbah K.Habib Sikeris Tambak
48. Mbah K.Ahmad Haeti Sikeris Tambak
49. Mbah K.Amin Sikeris Tambak
50. Mbah K.Amin Sapari Brajageni Tambak
51. Syaikh Abdul Hamid Prembun Tambak
52. K.H Ahmad Tahrir Jombor Tambak
53. K.H Jamhari Jombor Tambak
54. Sayyid As Sagaf Jombor Tambak
55. Mbah K.Dul Ghofur Jombor Tambak
56. Syaikh Syuhada Watuagung Tambak
57. Simbah Abdul Fatah Watuagung Tambak
58. Simbah Hasan Rofi’i Watuagung Tambak
59. Simbah K.Abdur Rochim Watuagung Tambak
60. Simbah K.Abdul Basyir Watuagung Tambak
61. K.Ngatho’ilah Gumelar Kidul Tambak
62. Mbah H.Nahrowi Pamrihan Tambak
63. Simbah K.Ja’far Kamulyan Tambak
64. Syaikh Yusuf Gumelar Kidul Tambak
65. Mbah K.Yusuf Buniayu Tambak
66. Simbah K.Hadiq Bogangin
67. K.H Abdullah Suyuti Bogangin
68. K.Shoim Anwari Sumpiuh
69. K.H Munawar Soleh Sumpiuh
70. Mbah K.Sarbini Selanegara Sumpiuh
71. K.H Syamsudin Keradenan Sumpiuh
72. Simbah Ahmad Ghozali Manggungan
73. Mbah K.Affandi Manggungan
74. Mbah K.Sholeh Manggungan
75. Mbah K.Abdul Aziz Manggungan
76. Bp.K Adrongi Manggungan
77. K.H Hisyam Zuhdi Leler Banyumas
78. Abah Hasyim Leler Banyumas
79. K.H Hisam Zuhdi Leler Banyumas
80. K.H Busro Ilyas Danasri Kidul
81. Simbah K.Adkiya’ Kroya
82. K.H Baedowi Kesugihan Cilacap
83. K.H Mustolih Kesugihan Cilacap
84. K.H Maftuhin Kesugihan Cilacap
85. K.H Wahab Kesugihan Cilacap
86. K.H Saefulloh Kesugihan Cilacap
87. Habib Hamid Sokaraja
88. K.H Hidayat Sokaraja
89. K.H Muzni Karangcengis
90. Mbah Abdus Shomad Cilongok
91. Abu Mansyur Lesmana
92. Syaikh Makdum Ali Karanglewas Purwokerto
93. Mbah K.H Nuh Pagaraji
94. Mbah K.Sholeh Pancasan
95. Syaikh Gringsing Batang
96. Habib Ali Al Athos Pekalongan
97. Habib Hasyim bin Yahya Pekalongan
98. Habib Abdullah bin Ahmad Al Kaf Tegal
99. Syaikh Mas’ud Kawunganten
100. Mbah K. Abdul Kholim Kr.Jengkol Sidareja
101. 142. Mbah K.Najmudin Majenang
C. JAWA BARAT & BANTEN
1. Raden Angka Wijaya Losari
2. Syaikh Abdul Muhyi Pamijahan
3. Syaikh Khotib Muwahid Pamijahan
4. Sayyid Agil Panjalu
5. Prabu Hariyangkencana Panjalu
6. Habib Husain Alaydrus Luarbatang
7. Syaikh Abdul Qodir Luarbatang
8. Habib Ali bin Abdurrahman al Habsyi Kwitang
9. K.H Hasbiyalloh Jakarta
10. Habib Utsman bin Yahya Betawi,Jakarta
11. Habib Hasan al Hadad Tanjung Priok
12. Habib Abdurahman Alhabsyi Cikini
13. Syaikh Hasanudin Banten
14. Syaikh Maulana Yusuf Banten
D. DAFTAR BARU
1. Syaikh Romli Tamim Peterongan
2. Mbah K.Abdul Hamid Pasuruan
3. Sayyid Mahmud Bulus Purworejo
4. Syekh Abdul Rohman Losari
5. Mbah K. Sholeh Kutoarjo
6. KH. Abdul Jabbar Randu Kuning
7. Mbah Amin Abdul ‘Aziz Jombor Tambak Banyumas
8. Mbah Abdul Hamid Darungan Jember
9. Mbah Muhfid Yogyakarta
10. Mbah K Hamami Kesugihan Cilacap
11. Mbah Abdurrahman Gumelar Kidul
12. Syeikh Satibi Gunungsari Tambak

SILSILAH THORIQOH QODIRIYYAH WA NAQSHABANDIYYAH

41. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Ahmad Asrori Al Ishaqi
Bertalqin dan berbai’at dari :
40. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Muhammad ‘Utsman bin Nadiy Al Ishaqi
Bertalqin dan berbai’at dari :
39. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abi Ishamuddiyn Muhammad Romliy At Tamimimiy
Bertalqin dan berbai’at dari :
38. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Kholil Rejoso
Bertalqin dan berbai’at dari :
37. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Hasbullaah Madura
Bertalqin dan berbai’at dari :
36. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Ahmad Khothib As Sambasiy
Bertalqin dan berbai’at dari :
35. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Syamsuddiyn
Bertalqin dan berbai’at dari :
34. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Murod
Bertalqin dan berbai’at dari :
33. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abdul Fattaah
Bertalqin dan berbai’at dari :
32. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Kamaluddiyn
Bertalqin dan berbai’at dari :
31. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Utsman
Bertalqin dan berbai’at dari :
30. Al Arif BillaaHh Hadrotusy-syaikh Abdur Rohiym
Bertalqin dan berbai’at dari :
29. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abu Bakar
Bertalqin dan berbai’at dari :
28. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Yahya
Bertalqin dan berbai’at dari :
27. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Chisamuddiyn
Bertalqin dan berbai’at dari :
26. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Waliyuddiyn
Bertalqin dan berbai’at dari :
25. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Nuruddiyn
Bertalqin dan berbai’at dari :
24. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Zainuddiyn
Bertalqin dan berbai’at dari :
23. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Syarofuddiyn
Bertalqin dan berbai’at dari :
22. Al Arif BillaaHh Hadrotusy-syaikh Syamsuddiyn
Bertalqin dan berbai’at dari :
21. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Muhammad Al Hataki
Bertalqin dan berbai’at dari :
20. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abdul ‘Aziyz
Bertalqin dan berbai’at dari :
19. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abdul Qodir Al Jiylani
Bertalqin dan berbai’at dari :
18. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abu Sa’id Al Mubarrok
Bertalqin dan berbai’at dari :
17. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abu Hasan Ali Al Hakariy
Bertalqin dan berbai’at dari :
16. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abul Faraj Al Thurthusiy
Bertalqin dan berbai’at dari :
15. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abdul Wahid Al Tamimi
Bertalqin dan berbai’at dari :
14. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abu Bakar As Shibliy
Bertalqin dan berbai’at dari :
13. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abdul Qosim Junaiyd Al Baqhdadiy
Bertalqin dan berbai’at dari :
12. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Sari As Siqthi
Bertalqin dan berbai’at dari :
11. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Al Ma’ruf Al Karkhi
Bertalqin dan berbai’at dari :
10. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Abul Hasan Ali Ridlo
Bertalqin dan berbai’at dari :
9. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Musa Kadziym
Bertalqin dan berbai’at dari :
8. Al Arif BillaaHh Hadrotusy-syaikh Ja’far As Shodiyq
Bertalqin dan berbai’at dari :
7. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Imam Muhammad Baqir
Bertalqin dan berbai’at dari :
6. Al Arif Billaah Hadrotusy-syaikh Zainul Abiddiyn
Bertalqin dan berbai’at dari :
5. Al Arif Billaah Sayyidina Husain RodliyallaaHhu ‘anhu
Bertalqin dan berbai’at dari :
4. Al Arif Billaah Sayyidina Ali Karromallaahu Wajhahu
Bertalqin dan berbai’at dari :
Sayyidil Mursaliyn wa Habiybi Robbil ‘aalamiyn, Rosul utusan Allaah kepada sekalian kepada Makhluk, yakni Sayyidina Muhammad SAW
3. RosuulullaaHh Muhammad SAW
Bertalqin dan berbai’at dari :
2. Sayyidina Jibril Alaihis-salam
Bertalqin dan berbai’at dari :
1. Allah SWT

Aksi Bela Raisa


Aksi yang rencananya dilakukan 2 Desember itu, dinamakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI..

Ini aja sudah suatu keteledoran, gampang dipatahkan. Pegang MUI-nya, selesai. Maka apa yang yang harus dikawal jika MUI saja tidak mengakui dan melarang demo ?

Cantik memang permainan catur ini. Sesudah Ahok dijadikan tersangka, maka mulai bingung nyari2 alesan. Akhirnya minta Ahok ditahan. Blunder kan ? Sapa saja yang masih waras pasti ketawa ngakak. Ini apa2an ? MUI aja gak ngakui, lalu kalian ini siapa ?

Permainan menarik lainnya dari pemerintah adalah mengacaukan langkah lawan...

Mereka yang ingin demo "Bela Islam III" itu, sebenarnya ingin membaca apa reaksi pemerintah ketika mereka ingin melakukan demo 2 Desember. Dari reaksi pemerintah, mereka akan buat langkah selanjutnya.

Ndilalah, pemerintah pintar. Mereka tidak menunjukkan reaksi yang tetap yang mudah dibaca. Itu terlihat dari pernyataan yang berbeda2 dari masing2 instansi menanggapi demo itu.

Kapolri menyebut demo itu mengarah ke makar. Wakapolri bilang masih dalam kajian. Kapolda bilangnya tidak mengarah ke makar.Menhan bilang tidak ada makar. Menkopolhukam bilang jangan sampai makar. Presiden diam tapi makan2 bersama bu Mega sambil tersenyum lebar, menunjukkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Ini reaksi apaan ??? Pucing pala Kasparov..

Bingung, panik.. Macem2lah yang mereka lakukan. Rush Money yang mereka gembor2kan gak ada sambutan. Emang apanya yang mau di rush ? Tabungan cuman gocap, mati segan hidup tak sudi. Akhirnya upload gambar antrian rush money di bank BCA. Lha itu orang antri di foto, trus dibilang rush.

"Emak lu rush.. " Kata Mang Odeng, pedagang soto betawi. Tumben, biasanya dia ngomong emak lu kiper. Mungkin emaknya dah pensiun karena terus kebobolan...

Akhirnya mau shalat Jumat di jalan raya. Ada masjid gede kok malah shalat di jalan. Ya jelas itu mengganggu kepentingan umum. Trus kalau ada ambulance bawa nenek2 mau melahirkan, gimana lewatnya coba ? Yang ngga ngga ajah...

Asli demo 2 Desember ini bisa dibilang kehilangan legitimasinya. Maksudnya mau mengulang sukses demo kemaren, tapi momennya dah gak pas. Yah, lumayan menuntaskan tugas. Yang penting hepi, bisa taun baruan..

Jadi ga perlu ada yang dikhawatirkan. Tidak perlu menanggapinya berlebihan. Apalagi sampai panik dengan membatalkan transaksi ekonomi sambil menunggu perkembangan. Memang itu tujuan mereka, menimbulkan ketakutan.

Di medsos beritanya begitu besar, tapi sebenarnya mereka sendiri panik sehingga harus meminta bantuan buruh supaya demo tetap kelihatan besar. Dari sini aja kita bisa tahu, bahwa mereka sebenarnya sadar diri peserta demo kali ini jauh berkurang.

Saya mau bikin tandingan nanti tanggal 2 Desember, demo bela Raisa. Raisa tidak boleh jomblo, dia harus segera mendapat pasangan yang tepat, yang gagah dan perutnya semampai...

Raisa pasti suka minum kopi.. Iya kan, dek ?

"Iya, bang.. Nanti saya bawa teman saya, Jessica.."

*dengkulmendadakgemetar*

www.dennysiregar.com

Matematika Kehidupan

Jika:
A = 1
B = 2
C = 3
D = 4
E = 5
F = 6
G = 7
H = 8
I  = 9
J  = 10
K = 11
L = 12
M = 13
N  = 14
O  = 15
P = 16
Q = 17
R = 18
S =  19
T =  20
U = 21
V = 22
W = 23
X = 24
Y = 25
Z = 26

apakah yg membuat kesuksesan/ keberhasilan hidup menjadi 100%.......???:

*H+A+R+D+W+O+R+K* (Kerja Keras) : 8+1+18+4+23+15+18+11 = 98%

*K+N+O+W+L+E+D+G+E* (Pengetahuan) :
11+14+15+23+12+5+4+7+5 = 96%

*L+O+V+E* (Cinta) :
12+15+22+5 = 54%

*L+U+C+K* (Nasib) :
12+21+3+11 = 47%

Tidak ada yang jadi 100%.
Apa yang membuatnya jadi 100%..???

Apakah money..?

*M+O+N+E+Y* =
13+15+14+5+25 = 72%    NO..!!!

Leadership..?
*L+E+A+D+E+R+S+H+I+P* =
12+5+1+4+5+18+19+8+9+16 = 97%  NO...!!!

Ternyata apa yang membuat menjadi 100% adalah :

Coba lihat yang ini...

*S+E+D+E+K+A+H+J+A+R+I+A+H* 19+5+4+5+11+1+8+10+1+18+9+1+8 = 100% ☺😀👍

( nilai saham akhirat kita. insyaa Allah)

*_KEBETULAN atau TIDAK...?  tapi itulah MATEMATIK_*

Tuesday, November 22, 2016

SYUBHAT RABO PUNGKASAN

(Penjelasan Ustadzuna Alhabib Taufiq bin Abdul Qodir Asseggaf pasuruan)

Berikut ini  penjelasan AlUstadz AlHabib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf berkaitan tentang RABU PUNGKASAN sbb :

''... Dahulu org2 jahiliyyah arab,
mereka menyakini akhir rabu ini hari
na'as, hari bala', sehingga semua
aktifitas mereka diberhentikan, toko
ditutup, pekerjaan mereka tinggalkan, bahkan mereka tutup rumahnya rapat2 tdk mau keluar rumah takut mendapatkan bala'.

Mereka serba ketakutan... Maka Rosululloh saw membawa agama rahmat ini meniadakan itu. Beliau bersabda :

'' LA 'ADWA WALA THIYAROTA WALA
SHOFAR ''

'' Tidak ada itu gara2 si A akhirnya
datang penyakit menular yg lainnya,
ga' ada itu gara2 burung ini/burung
itu akhirnya datang bala', ga' ada juga gara2 bulan shofar ''

Karena itu tidak boleh kita menyakini
dihari itu akhirnya kita apes semuanya, tidak.

Disinilah para ulama' salaf merubah
image hari rabu itu. dirubah image nya yg asalnya ketakutan, dirubah menjadi penuh harapan.

Mereka dulu ketakutan tapi diganti
ayo baca2 alqur'an, baca2 dzikir.

Dianjurkan beberapa dzikir diantaranya yasin (ketika sampai ayat) ''salamun qoulam mir rob birrohim '' dibaca 313x , dg tafaul/berharap dg jumlah sahabat perang badar yg sebanyak 313 insya Alloh kita ''salam..'' dijadikan orang yg selamat.

Yg asalnya ketakutan menjadi
harapan, kemudian yg asalnya didalam rumah karena takut (jika keluar) kena bala' malah diadakan satu demostratif begitu, oleh salafus soleh, keluar/pergi keluar kota.

Itu sebenarnya bukan dianjurkan/
disunahkan pergi keluar kota, tidak.
Itu sebagai penentangan terhadap
pengaruh jahiliyyah, yang asalnya
mereka susah, ketakutan malah
dianjurkan untuk berbahagia.
Sampai2 diantara mereka (salafus
soleh) membuat mayoran potong
kambing, masih inget kita dulu ada
diumbulan (salah satu tempat rekreasi dipasuruan) bersama Habaib dulu itu.

Itu sebagai ''protes'' jangan kita
seperti orang jahiliyyah yg ketakutan
dihari ini...maka kita berbahagia
bersama2 tapi sambil berdo'a, bukan
melupakan diri kepada Alloh swt.
Jadi ajaran itu sebenarnya bukan
ajaran bi'dah justru itu adalah
menentang dari pada keyakinan
jahiliyyah.

Alhamdulillah...kita diatur semuanya oleh salafus soleh, ente baca ini, baca ini, baca Alqur'anul karim, ''salamun qoulam...dst '' dg harapan selamat; kenapa nga'..??, setiap ada ayat rahmat kita dianjurkan memohan kpd Alloh, setiap ada ayat adzab kita dianjurkan juga meminta perlindungan kpd Alloh.
Nga' ada masalah...ajaran2 ini
semuanya adalah islami, justru ini
adalah mengeluarkan kita dari pada
keyakinan2 jahiliyyah.

Salah sekali kalo ada yg mengatakan itu adalah karena pengaruh jahiliyyah, justru itu adalah omongan2 orang yg jahil (bodoh), karena ini adalah sebagai bentuk ''protes'' , sebagai bentuk penentangan terhadap keyakinan jahiliyyah, yg diajarkan salafus soleh. Alhamdulillah 'ala dzalik.

Jadi akhir rabu jangan ada yg meyakini hari itu adalah hari na'as, tapi anda juga jgn jadi orang lupa/lalai kepada Alloh, ibadah juga pada Alloh biar selamat, jangan seakan-akan menentang adzab Alloh...kenek
temenan (kena sungguhan) nanti, itu
sombong namanya.

Tetep mengharap selamat kepada
Alloh, dg membaca Alqur'an, dg
berdzikir kpd Alloh swt.
Kemudian aktifitas seperti biasa,
malah orang2 dahulu lebih menggunakan ''liburlah ga' ada
masalah, tapi libur untuk rekreasi,
kemudian mayoran''.
itu dahulu...tapi nda' harus...
Hah.. Mudah-mudahan kita semua jadi pengikut salafus soleh...aaamiiin ...''

(Di sampaikan dalam pengajian "madros" di kediaman Al Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf)

Semoga bermanfaat...

GUS DUR, TNI AL & TNI AU

Asisten Presiden KH Abdurrahman Wahid ( Gus Dur ) yang bertugas di Istana Negara Berlatar belakang TNI Angkatan Laut yang konon tidak Bisa Berenang.
Beliau TNI AL sering digoda dan diusili oleh para ajudan Presiden di hadapan GUS DUR.

" Lapor Pak Presiden, ini Lho ajudan Bapak, Masak TNI AL kok tidak bisa Berenang, kata mereka di hadapan Gus Dur.

Seketika itu Si asisten TNI AL langsung tegang,malu, melotot, tak menyangka bila ada yang bertindak nekat lapor hal hal sensitif.

Namun Presiden Gus DUr malah merespon dengan nada datar - datar saja,

Gus Dur Menjawab, " Lha itu, ada dari TNI Angkatan Udara juga nggak Bisa Terbang Kok..!!!!

Dan orang orang Disekitar Gus DUr tertawa terbahak bahak dengan jawaban itu.

Monday, November 21, 2016

Tahukah Anda???

Bahwa ikan yg ribuan tahun lalu menelan Nabi Yunus As itu ternyata masih hidup sampai sekarang, bahkan sampai hari kiamat. hal ini sdh dijelaskan dalam al-Qur'an: andai Yunus itu tidak beristighfar, tentu ia akan tinggal dalam perut ikan tersebut sampai hari kebangkitan..

*taukah anda*....?
bahwa janin semasa dalam kandungan perut ibunya, dia dilihatkan perjalanan hidupnya mulai dr lahir sampai mati, karena itu, terkadang ketika kita berkunjung ke beberapa tempat yang baru, tp seolah tempat tersebut sudah tidak asing bagi kita.

*taukah anda*.....?
di saat bersin, seluruh anggota tubuh kita berhenti berfungsi, seolah mati, ini terjadi dalam hitungan detik, setelah itu berfungsi normal kembali, inilah kenapa dalam islam di sunnahkan membaca alhamdulillah setelah bersin, sebagai ungkapan syukur atas berfungsinya kembali seluruh anggota badan kita.

*taukah anda*.....?
menguap itu bukan tanda bahwa kita mengantuk, tapi itu adalah pertanda bahwa tubuh kita butuh tambahan oksigen

*taukah anda*......?
bahwa memakan kurma dalam jumlah genap itu akan menghasilkan gula darah, karena itu Rasulullah menganjurkan kita untuk memakannya dalam jumlah ganjil, agar berubah menjadi karbohidrat.

*taukah anda*......?
bahwa tepat setelah dikumandangkannya azan itu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

*taukah anda*......?
di mana dosa-dosa kita diletakkan ketika kita shalat?
Nabi Muhammad saw bersabda: "sesungguhnya seorang hamba ketika menunaikan shalat, dia membawa serta semua dosa-dosanya, kemudian dosa-dosa itu d taruh di atas kepala dan kedua pundaknya, maka ketika tiap kali ia ruku' atau sujud berjatuhanlah dosa-dosa tersebut".
wahai orang-orang yang biasa tergesa-gesa dalam shalatnya, tenanglah... dan tahanlah lebih lama ruku' dan sujudmu, agar lebih banyak lagi berguguran dosa-dosamu.

*taukah anda*.......?
diceritakan ada seorang wanita soleha yg meninggal, maka tiap kali penduduk desa ziarah kubur, mereka mencium harumnya mawar dr dalam kubur, kemudian suaminya menjelaskan, bahwa istrinya itu semasa hidup selalu membaca surah al-mulk, setiap mau tidur..
sesungguhnya surat al-mulk itu menyelamatkan dari siksa kubur.

*taukah anda*.......?
ketika kita membaca ayat kursi tiap usai shalat, maka tidak ada penghalang antara kita dan surga kecuali maut.

*taukah anda*.......?
bahwa para malaikat mendoakan kita ketika usai shalat, karena itu jangan terburu untuk beranjak dari posisi duduk shalat kita.

semoga bermanfaat

Sunday, November 20, 2016

APAKAH KEPERAWANAN DAPAT DIKEMBALIKAN

Keperawanan tidak dapt dikembalikan. Arti keperawanan adalah belum pernah berhubungan intim, Jika sudah pernah berhubungan intim maka status keperawanan sudah hilang.

Sedangkan selaput dara adalah lapisan kulit tipis yg  merentang di vagina yg menutupi seluruh atau sebagian mulut vagina.

Selaput dara dapat robek akibat beberapa kondisi seperti  penetrasi seksual, olahraga, trauma dan masturbasi.

Untuk mengembalikan selaput dara ke bentuk semula dibutuhkan operasi  hymenoplasty.

Dokter Evan S

NGEMUT PAYUDARA, KEHILANGAN MOTOR

(Kisah nyata)
Yogyakarta  (Pos Kota)
---------------------------------
"--Nasib apes menimpa pengusaha warnet di Jogjakarta. Usai ngemut payudara wanita, dia langsung pingsan. Sepeda motornya dibawa kabur.
Kronologisnya :
Arie, warga kota jogja malam hendak pulang seusai main basket.
Tiba" dia dihampiri seseorang yang baru turun dari angkutan umum. Kebetulan yang turun itu seorang wanita muda dan cantik. Dia meminta diantar ke malioboro.
Karena arie pemuda yg ramah. Arie langsung menyanggupi dan memboncengkan wanita muda bertubuh bahenol dan berparas ayu itu, menuju malioboro, namun ditengah perjalanan
yang sepi, wanita tersebut meminta berhenti dan turun sejenak. Katanya matanya kelilipan kena debu.
Setelah sepeda motor berhenti, si cewek berusia sekitar 23 tahunan itu memang terlihat sedang membersihkan debu di matanya. Dia meraih bagian bawah kaosnya untuk melap matanya. Pada saat bersamaan, arie melihat puting payudara wanita tersebut.
"Mbakyu maaf, itu susu nya kelihatan. Kok enggak pakai bra ya?"
Ujar arie, si cewek itu bukannya malu saat ditegur, malah menawari kalau mau silahkan..
Tanpa pikir panjang lagi, arie langsung mengemut payudara wanita itu.
Namun apalah daya. Sesudah mengemut payudara yang sudah diolesi oleh obat bius itu, arie mendadak pingsan.
Dalam kondisi tak sadarkan diri, wanita tersebut membawa kabur sepeda motor arie. Saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh pihak yang berwajib. "
Motif baru curanmor = nenen bius.
Teruskan broadcast supaya anda tidak jadi korbannya. sikapi dg pikiran positive.
Jangan nenen sembarangan yah..!
👌�👌�👌