Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Saturday, November 19, 2016

Tersenyumlah

- "SENYUM" itu ringan TAK BERSUARA tapi sarat akan MAKNA.

- "SENYUM" itu MURAH tapi tak ternilai oleh RUPIAH.

- "SENYUM" itu tak BERTENAGA tapi besar MOTIVASI dan PENGARUHnya.

- "SENYUM" itu hal yang MUDAH tapi selalu tampak INDAH.

- "SENYUM" itu sesuatu yang BIASA tapi nampak SPECIAL.

- "SENYUM" itu salah satu bagian dari IBADAH yang paling MUDAH tapi berpahala setara dengan SEDEKAH.

- "SENYUM" itu remeh tapi mampu menularkan dan menciptakan
KEBAIKAN pada orang lain.

- "SENYUM" itu sapaan yang tak terbatas usia.
Namun senyum akan bernilai doa bila kita barengi dengan salam. Jangan anggap kecil nilai ibadah senyum.

Rasulullah Saw bersabda, “Janganlah sekali-kali engkau menganggap remeh suatu perbuatan baik, meskipun (perbuatan baik itu) dengan engkau menjumpai saudaramu (sesama muslim) dengan wajah yang ceria." (HR. Muslim)
Subhanallah, Semoga Allah memberikan segala Kemudahan dalam menjalankan ibadah, dimudahkan segala Urusan kita
" jumat berkah "

Kisah Nyata Menggugah Jiwa

Ary Ginanjar Agustian
(Renungan Kisah Nyata)

Minggu lalu saya kembali Jum’atan di Graha CIMB Niaga Jalan Sudirman setelah lama nggak sholat Jum’at di situ. Sehabis meeting dengan salah satu calon investor di lantai 27, saya buru2 turun ke masjid karena takut terlambat.

Dan bener aja sampai di masjid adzan sudah berkumandang. Karena terlambat saya jadi tidak tau siapa nama Khotibnya saat itu. Sambil mendengarkan khotbah saya melihat Sang Khotib dari layar lebar yg di pasang di luar ruangan utama masjid.

Khotibnya masih muda, tampan, berjenggot namun penampilannya bersih Dari wajahnya saya melihat aura kecerdasan, tutur katanya lembut namun tegas. Dari penampilannya yg menarik tsb, saya jadi penasaran, apa kira2 isi khotbahnya.

Ternyata betul dugaan saya! Isi ceramah dan cara menyampaikannya membuat jamaah larut dalam keharuan. Banyak yg mengucurkan air mata (termasuk saya)., bahkan ada yg sampai tersedu sedan.

Weleh2, ampai segitunya ya. Lalu apa sih isi ceramahnya, koq kayaknya amazing bingitzz.

Dengan gaya yg menarik Sang Khotib menceritakan “true story”.

Seorang anak berumur 10 th namanya Umar. Dia anak pengusaha sukses yg kaya raya. Oleh ayahnya si Umar di sekolahkan di SD Internasional paling bergengsi di Jakarta. Tentu bisa ditebak, bayarannya sangat mahal. Tapi bagi si pengusaha, tentu bukan masalah, wong uangnya berlimpah.

Si ayah berfikir kalau anaknya harus mendapat bekal pendidikan terbaik di semua jenjang, agar anaknya kelak menjadi orang yg sukses mengikuti jejaknya.

Suatu hari isterinya kasih tau kalau Sabtu depan si ayah diundang menghadiri acara “Father’s Day” di sekolah Umar.

“Waduuuh saya sibuk ma, kamu aja deh yg datang.” begitu ucap si ayah kpd isterinya.

Bagi dia acara beginian sangat nggak penting, dibanding urusan bisnis besarnya. Tapi kali ini isterinya marah dan mengancam, sebab sudah kesekian kalinya si ayah nggak pernah mau datang ke acara anaknya. Dia malu karena anaknya selalu didampingi ibunya, sedang anak2 yg lain selalu didampingi ayahnya.

Nah karena diancam isterinya, akhirnya si ayah mau hadir meski agak ogah2an. Father’s day adalah acara yg dikemas khusus dimana anak2 saling unjuk kemampuan di depan ayah2nya.

Karena ayah si Umar ogah2an maka dia memilih duduk di paling belakang, sementara para ayah yg lain (terutama yg muda2) berebut duduk di depan agar bisa menyemangati anak2nya yg akan tampil di panggung.

Satu persatu anak2 menampilkan bakat dan kebolehannya masing2. Ada yg menyanyi, menari, membaca puisi, pantomim. Ada pula yg pamerkan lukisannya, dll.Semua mendapat applause yg gegap gempita dari ayah2 mereka.

Tibalah giliran si Umar dipanggil gurunya untuk menampilkan kebolehannya...

“Miss, bolehkah saya panggil pak Arief.” tanya si Umar kpd gurunya. Pak Arief adalah guru mengaji untuk kegiatan ekstra kurikuler di sekolah itu.

”Oh boleh..” begitu jawab gurunya.

Dan pak Ariefpun dipanggil ke panggung.
“Pak Arief, bolehkah bapak membuka Kitab Suci Al Qur’an Surat 78 (An-Naba’)” begitu Umar minta kepada guru ngajinya.

”Tentu saja boleh nak..” jawab pak Arief.

“Tolong bapak perhatikan apakah bacaan saya ada yg salah.”

Lalu si Umar mulai melantunkan QS An-Naba’ tanpa membaca mushafnya (hapalan) dengan lantunan irama yg persis seperti bacaan “Syaikh Sudais” (Imam Besar Masjidil Haram).

Semua hadirin diam terpaku mendengarkan bacaan si Umar yg mendayu-dayu, termasuk ayah si Umar yg duduk dibelakang.

”Stop, kamu telah selesai membaca ayat 1 s/d 5 dengan sempurna. Sekarang coba kamu baca ayat 9..” begitu kata pak Arief yg tiba2 memotong bacaan Umar.

Lalu Umarpun membaca ayat 9.

”Stop, coba sekarang baca ayat 21..lalu ayat 33..” setelah usai Umar membacanya…
lalu kata pak Arief, "Sekarang kamu baca ayat 40 (ayat terakhir)”.

Si Umarpun membaca ayat ke 40 tsb sampai selesai."

“Subhanallah…kamu hafal Surat An-Naba’ dengan sempurna nak,” begitu teriak pak Arief sambil meneteskan air matanya.

Para hadirin yg muslimpun tak kuasa menahan airmatanya. Lalu pak Arief bertanya kepada Umar,
”Kenapa kamu memilih menghafal Al-Qur’an dan membacakannya di acara ini nak, sementara teman2mu unjuk kebolehan yg lain?” begitu tanya pak Arief penasaran.

Begini pak guru, waktu saya malas mengaji dalam mengikuti pelajaran bapak, Bapak menegur saya sambil menyampaikan sabda Rasulullah SAW, ”Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab, "Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (H.R. Al-Hakim).

“Pak guru, saya ingin mempersembahkan “Jubah Kemuliaan” kepada ibu dan ayah saya di hadapan Allah di akherat kelak, sebagai seorang anak yg berbakti kpd kedua orang tuanya..”

Semua orang terkesiap dan tdk bisa membendung air matanya mendengar ucapan anak berumur 10 th tsb…

Ditengah suasana hening tsb..tiba2 terdengan teriakan “Allahu Akbar!” dari seseorang yg lari dari belakang menuju ke panggung.

Ternyata dia ayah si Umar, yg dengan ter-gopoh2 langsung menubruk sang anak, bersimpuh sambil memeluk kaki anaknya.

”Ampuun nak.. maafkan ayah yg selama ini tidak pernah memperhatikanmu, tdk pernah mendidikmu dengan ilmu agama, apalagi mengajarimu membaca Al Quran.” ucap sang ayah sambil menangis di kaki anaknya.

”Ayah menginginkan agar kamu sukses di dunia nak, ternyata kamu malah memikirkan “kemuliaan ayah” di akherat kelak. Ayah maluuu nak" ujar sang ayah sambil nangis ter-sedu2.

Subhanallah... Sampai di sini, saya melihat di layar Sang Khotib mengusap air matanya yg mulai jatuh. Semua jama’ahpun terpana, dan juga mulai meneteskan airmatanya, termasuk saya.
Diantara jama’ahpun bahkan ada yg tidak bisa menyembunyikan suara isak tangisnya, luar biasa haru..

Entah apa yg ada dibenak jama’ah yg menangis itu..
Mungkin ada yg merasa berdosa karena telah menelantarkan anaknya, mungkin merasa bersalah karena lalai mengajarkan agama kepada anaknya, mungkin menyesal krn tdk mengajari anaknya membaca Al Quran, atau merasa berdosa karena malas membaca Al-Qur’an yg hanya tergeletak di rak bukunya.
Dan semua, dengan alasan sibuk urusan dunia...!

💧Saya sendiri menangis karena merasa lalai dengan urusan akherat, dan lebih sibuk dengan urusan dunia, padahal saya tau kalau kehidupan akherat jauh lebih baik dan lebih kekal dari pada kehidupan dunia yg remeh dan segera lenyap.. Penuh sendau gurau dan tipuan belaka..
Seperti firman Allah Ta'ala dalam
Q.S. Al-Anam ayat 32:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

”Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”...

✨Astagfirullah...
Innaka ghofururrohim, Ampunani hambaMu Ya Allah...Hamba ini yang hina penuh dosa..
Hanya Engkau yang dapat mengampuni dosa kami karena Engkau Dzat Yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang...
Amiin..

Wallahu ‘alam bissawab.

💝Semoga Allah subhanahu wata'ala membukakan hati kita untuk lebih mencintai Alqur'an dan mendidik anak2 kita dengan Alqur'an.

Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin

🍃🎉🔸〰〰〰

TOLOK UKUR SUKSES SESEORANG

@ Pada umur 4 tahun . . .
Sukses adalah klo kita ga ngompol di celana 👖

@ Pada umur 7 tahun . . .
Sukses adalah klo kita tau jalan pulang ke Rumah 🏡

@ Pada umur 12 tahun . . .
Sukses adalah klo kita punya banyak teman 🚶🏃👫👯💃👬👭

@ Pada umur 17 tahun . . .
Sukses adalah klo kita bs mendapatkan SIM dan KTP 💳🏍🚙

@ Pada umur 23 tahun . . .
Sukses adalah klo kita lulus Perguruan Tinggi 🎓👱

@ Pada umur 25 tahun . . .
Sukses adalah klo kita udah dapat pekerjaan 🕵💻📲💵💰📊📈

@ Pada umur 30 tahun . . .
Sukses adalah klo kita bs membangun Keluarga 🏃💃👫🏡🏠

@ Pada umur 35 tahun . . .
Sukses adalah klo kita dapatkan harta kekayaan 🚘🏘🏡💵💴💷💰💎🚢🌇

@ Pada umur 45 tahun . . .
Sukses adalah klo kita mampu menjaga keliatan awet muda 🕵💁👨👩👳👰💃👸💃🏃

@ Pada umur 50 tahun . . .
Sukses adalah klo
Didikan kita thd anak membuahkan hasil 👨‍👩‍👧‍👦👩‍👩‍👧‍👦👨‍👨‍👧‍👦👨‍👨‍👧‍👦🎓👑🙏👱👩

@ Pada umur 60 tahun . . .
Sukses adalah klo kita masih mampu berkendara mengemudikan kendaraan 🚙🚗🚕🚐🚑🚨b🏥

@ Pada umur 65 tahun . . .
Sukses adalah klo kita hidup tanpa mengidap penyakit 🕵👵😃😄😍😘💋💄👅👀

@ Pada umur 70 tahun . . .
Sukses adalah klo kita merasa gak menjadi beban 👴👵🏊🏄🚴🚵🚅🚈⛴✈

@ Pada umur 75 tahun . .
Sukses adalah klo kita masih punya banyak teman

@ Pada umur 80 tahun . .
Sukses adalah klo kita masih tau jalan pulang ke rumah... 😇😓😭🏡👣👣🚶🙈🙉

@ Pada umur 85 tahun . . .
Sukses adalah klo kita tdk ngompol di celana. 😝😭😰😹👙👗👖💦🚽🚿

LOH... BALIK LAGI YA . . .??  😎💔❗⁉❓
(its so natural, so enjoy our life cycle).

Untukmu yang Sedang Lelah dan Hilang Arah...

🛣  Hidup ini adalah PERJALANAN PANJANG,, dan sebagaimana sabda Nabi -shollallohu alaihi wasallam-: 

“Perjalanan panjang adalah potongan dari azab".
[HR. Bukhori dan Muslim]

🍂 Sehingga wajar bila di tengah perjalanan itu akan banyak cobaan, musibah, rintangan, hilang arah, lelah, bingung, dan seterusnya..

🍃 Oleh karenanya, bila Anda merasa bingung, lelah, tidak punya arah...
Maka berhentilah sejenak, istirahatkan diri, dan fokuslah utk menguatkan diri dahulu, agar Anda menjadi kuat kembali, dan bisa meneruskan kembali sisa perjalananmu...

🍃 Fokuslah ketika itu utk mendekatkan diri kpd Allah, niscaya Allah akan menguatkan jiwa dan ragamu...

🍃 Perbanyak dzikir, sholat, berdoa, membaca Al Qur'an, dan ketaatan lainnya...

🍃 Atau bila masih bingung, fokuskan dirimu utk membasahi lisanmu dgn DZIKIR, yg dapat mendekatkan diri kpd Allah, sampai kau kuat kembali..

🍃 Dan acuhkan utk sementara urusan dgn manusia, kecuali yg darurat saja...
Karena saat dirimu lelah atau lemah, kau harus meringankan dan menurunkan beban di pundakmu untuk sementara waktu, hingga jiwamu kuat kembali mengangkatnya dan berjalan lagi..

✨ Ingatkan diri, bahwa  kita hidup di dunia bukan di surga, maka jangan harap ada kebahagiaan murni dan abadi...
Sebaliknya dunia ini juga bukan neraka, maka tidak mungkin ada kesedihan dan kesengsaraan yg murni dan abadi..

💦 Kebahagiaan dan kesedihan akan datang silih berganti, maka jangan sampai goyah dlm langkah perjalanan panjangmu menuju surga..

💫 _Semoga Allah memberikan taufiq-Nya kepada kita semua.._

اللهم آمين

__________
✍🏻 Ustd Musyafa' Ad Dariny,

Motivasi Kehidupan

Seorang pria yg tidak lulus ujian masuk universitas, di nikahkan orang tuanya.

Untuk mendapat penghasilan, ia pun melamar menjadi guru sekolah dasar dan mulai mengajar. Karena tidak punya pengetahuan mengajar, belum sampai  satu minggu mengajar ia sudah dikeluarkan.

Setibanya di rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada pula yang tidak bisa. Tidak perlu bersedih karena hal ini. Mungkin ada pekerjaan lain yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."

Kemudian ia melamar dan melakukan pekerjaan lain, namun dipecat juga karena geraknya lambat.

Saat itu sang istri berkata : kegesitan kaki - tangan setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?

Ia pun bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun yg berhasil, semua gagal di tengah jalan.

Namun demikian, tiap kali pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.

Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.

Kemudian ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.

Akhirnya ia menjadi boss yang memiliki kekayaan berlimpah.

Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, kenapa ketika masa depan nya masih suram, engkau tetap begitu percaya kepada ku ?

Jawaban sang istri ternyata sangat polos dan sederhana :
Sebidang tanah yg tidak cocok ditanami gandum, bisa dicoba untuk ditanami kacang. Jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, coba tanami buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam, pasti bisa berbunga, karena pada sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, pasti bisa menghasilkan panen dari nya.

Mendengar penjelasan sang istri, ia mengeluarkan air mata terharu.... Keyakinan kuat, ketabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit unggul.

Semua prestasi dirinya, adalah berkat keajaiban bibit unggul yang kokoh hingga bertumbuh kembang jadi kenyataan.

Di dunia ini tidak ada seorang pun yg hanya sekedar sampah, dia hanya tidak berada di posisi yang tepat.

Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, teruskan ke orang lain.
Anda akan ikut berbahagia apabila orang yg tadinya susah menjadi sukses.

Delapan kalimat di bawah ini, adalah intisari kehidupan :

1. *Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas tidak akan bisa merasakan kebahagiaan*

2. *Orang yang tidak bisa toleran, seberapa banyak pun teman nya, akhirnya akan sendirian*

3. *Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses*

4. *Orang yang tidak bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.*

5. *Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat pun kerja nya tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.*

6. *Orang yang tidak bisa menabung, dapat rejeki terus pun tidak akan bisa menjadi kaya.*

7. *Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bahagia.*

8. *Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, berobat terus pun tidak akan berusia panjang.*

~Jangan tunggu, segera  bagikan motivasi yang bagus ini 😊👌