Showing posts with label kisah. Show all posts
Showing posts with label kisah. Show all posts

Tuesday, November 22, 2016

MENCURI UANG ANAK SENDIRI

Air mata Rasulullah Menetes karena kejadian ini...

*Seorang lelaki datang kepada Rasulullah Saw mengadukan ayahnya yang menghabiskan uang miliknya tanpa meminta izin terlebih dahulu kepadanya* .

Rasulullah Saw memanggil ayah orang itu ke hadapan beliau. Ketika lelaki jompo itu datang dengan tertatih-tatih bersandar pada tongkatnya, Rasulullah Saw bertanya:

*“Betulkah kau mengambil uang anakmu tanpa seizinnya?”*

“Wahai Nabi Allah,” lelaki itu menangis, “ketika aku kuat dan anakku lemah, ketika aku kaya dan dia miskin, aku tidak membelanjakan uangku kecuali utk memberi makan kepadanya, bahkan terkadang aku membiar kan diriku kelaparan asalkan dia bisa makan."

*"Sekarang aku telah tua dan lemah sementara anakku tumbuh kuat. Aku telah jatuh miskin sementara anakku menjadi kaya. Dia mulai menyembunyikan uangnya dariku"*

"Dahulu aku menyediakan makan untuknya tapi sekarang dia hanya menyiapkan makan untuk dirinya. Aku tak pernah  seperti dia memperlakukan aku."

"Jika saja aku masih sekuat dulu, aku masih akan merelakan uangku untuk dia.”

*Ketika mendengar hal ini, air mata Rasulullah  Saw jatuh berlinang seperti untaian mutiara menimpa janggutnya yang suci* .

“Baiklah,” Rasulullah Saw berkata, “Habiskan seluruh uang anakmu sekehendak hatimu. Uang itu milikmu…”

Saudara-saudaraku,

*Apakah orang tua Anda masih hidup?? Mungkin kesempatan Anda untuk berbakti kepada mereka tidak begitu lama lagi.  Sangat dianjurkan Anda yang tinggal jauh dari orang tua, pulanglah. Temui dan pandang wajah mereka dgn penuh cinta yg tulus, krn boleh jadi wajah itu tidak akan lama lagi menghilang dari pandangan Anda utk selama-lamanya..* .

*Semoga bermanfaat*        
        🍃🌸🍃😭😭😭

Kisah Penyesalan Seorang Ayah akibat Salah Pilih Ibu Tiri untuk Anaknya

Rasa kehilangan mengiris-iris hati saat istri meninggal beberapa saat usai melahirkan bayi. Hari-hari berikutnya, kesepian menyergap. Hidup serasa hampa tanpa kehadiran istri tercinta. Berat. Ia tak kuasa mengurus bayinya seorang diri, meskipun telah dibantu oleh bibi.

Tujuh bulan kemudian, ia memutuskan untuk menikah lagi. Berharap anaknya tak kehilangan asupan kasih sayang dari seorang ibu, meskipun hanya ibu tiri.

Sayangnya, istri barunya itu bukanlah sosok ibu tiri yang baik. Ia kurang tulus mengasihi anak tiri semata wayangnya. Apalagi setelah ia sendiri melahirkan bayi. Anak tiri ia serahkan pada pembantu.


Tak hanya tak disayang, anak itu juga sering mendapatkan perilaku tidak adil dari ibu tiri. Mulai dari perlakuan, ucapan, hingga makanan.

Suatu petang, saat makan malam, ibu tiri makan dengan lahapnya. Ia menikmati beragam menu sembari menyuapi anaknya sendiri. Anak tiri yang kini berusia empat tahun itu tampak sangat ingin memakan makanan yang disajikan. Ia menjulurkan tangannya. “Mau apa kau?!,” sebuah bentakan dari ibu tiri mengagetkannya. Ia menarik kembali tangannya, kepalanya tertunduk, wajahnya terlipat ketakutan.

“Aku lapar…” kata bocah itu.
“Ini makananmu,” kata ibu tiri sejurus kemudian setelah mengambilkan sepiring nasi. “Pergi dan makanlah di halaman sana!”

Dengan mata berderai, gadis kecil itu pergi keluar membawa piringnya. Ia melawan dinginnya malam musim dingin dengan makanan yang tak bergizi dan tak mengenyangkan.

“Di mana anak kita?” tanya suami sepulang kerja.
“Sama pembantu,” jawab istri sekenanya.

Lelah setelah seharian bekerja membawa lelaki itu cepat terlelap. Namun beberapa waktu kemudian ia terbangun.
“Aku bermimpi istriku datang dan menyuruhku mencari anakku,” pamitnya sewaktu hendak bangun.
“Tidak usah. Dia kan sama pembantu. Lagi pula itu cuma mimpi,” sang istri mencegahnya.

“Bangun! Cari anakmu,” kata almarhumah istrinya dalam mimpi itu. Terlihat seperti nyata dan segera membuatnya terbangun. Lagi-lagi, ibu tiri gadis kecil itu menghalanginya.
“Sudahlah, tidur saja. Itu hanya mimpi.”

Lelaki itu pun kembali terpejam. “Tamat sudah Mas, anak kita sudah sampai di tempatku” sang suami kaget dan ketakutan. Ia terbangun dengan keringat dingin. Kali ini istri keduanya tak sanggup menghalangi.

Ia mengetuk kamar pembantu, ternyata anaknya tak ada di sana. Ia bersama pembantunya segera mencari ke sana kemari. Hingga menjelang pagi, ia menemukan anaknya sudah tak bernyawa. Mati dengan tubuh meringkut tanpa selimut dengan sebuah piring di sampingnya

Wahai sahabat hati2 lah memilih calon istri atau suami,,,ketahuilah calon pasangan mu ,,,tanyakn lh sikap pasangan mu kepada orang2 terdekat dia,,,saudara atau tetangganya,agar kita tau pasangan kita baik buruk sikkapnya,,,karna sikap dan prilaku seseorang sangat pnting untuk mngetahui baik,buruknya seseorang,,,,,,semga kita ,kmi ,kamu mendapatkn pendamping yg baik ahlak dan agamnya,,,,,aamin ya rabb

Monday, November 21, 2016

KISAH BUAH SEMANGKA

Suatu riwayat tentang Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkh yang wafat pada tahun 194 H./810 M
.
Al Kisah.., pada suatu hari Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi membeli Buah Semangka untuk istrinya. Saat disantapnya ternyata buah Semangka tersebut terasa hambar.
.
Dan sang isteri pun marah.
.
Syeikh al-Imam Syaqiq menanggapi dengan tenang amarah istrinya itu, setelah selesai di dengarkan amarahnya, beliau bertanya dengan halus:
.
"Kepada siapakah kau marah wahai istriku?
Kepada pedagang buahnya kah?
atau kepada pembelinya?
atau kepada petani yang menanamnya?
ataukah kepada yang Menciptakan Buah Semangka itu?"
Tanya Syeikh al-Imam Syaqiq
.
Istri beliau terdiam.
.
Sembari tersenyum., Syeikh Syaqiq melanjutkan perkataannya:
.
"Seorang pedagang tidak menjual sesuatu kecuali yang terbaik...
Seorang pembeli pun pasti membeli sesuatu yang terbaik pula..!
Begitu pula seorang petani, tentu saja ia akan merawat tanamannya agar bisa menghasilkan yang terbaik..!
Maka sasaran kemarahanmu berikutnya yang tersisa, tidak lain hanya kepada yang Menciptakan Semangka itu..!".
.
Pertanyaan Syeikh al-Imam Syaqiq menembus ke dalam hati sanubari istrinya. Terlihat butiran air mata menetes perlahan di kedua pelupuk matanya...
.
Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi pun melanjutkan ucapannya :
.
"Bertaqwalah wahai istriku...Terimalah apa yang sudah menjadi Ketetapan-Nya." Agar Allah memberikan keberkahan pada kita”
"Mendengar nasehat suaminya itu... Sang istri pun sadar, menunduk dan menangis mengakui kesalahannya dan ridha' dengan apa yang telah Allah Subhanahu Wa Ta'ala tetapkan."
.
pelajaran terpenting buat kita adalah bahwa setiap keluhan yg terucap sama saja kita tidak ridha dengan ketetapan Allah SWT, sehingga barokah Allah jauh dari kita.
.
Karena Barokah bukanlah serba cukup dan mencukupi saja, akan tetapi barokah ialah bertambahnya ketaatan kita kepada الله dengan segala keadaan yang ada, baik yang kita sukai atau sebaliknya.
.
Barokah itu: "... bertambahnya ketaatanmu kepada الله.
Makanan barokah itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tapi makanan yang mampu membuat yang memakannya menjadi lebih taat setelah memakannya.
.
Hidup yang barokah bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru barokah sebagaimana Nabi Ayyub, sakitnya menjadikannya bertambah taat kepada الله.
.
Barokah itu tak selalu panjang umur, ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Musab ibn Umair.
.
Tanah yang barokah itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan الله ...tiada banding....tiada tara.
.
Ilmu yang barokah itu bukan yang banyak riwayat dan catatan kakinya, akan tetapi yang barokah ialah ilmu yang mampu menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya dalam beramal & berjuang untuk agama الله.
.
Penghasilan barokah juga bukan gaji yg besar dan berlimpah, tetapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rejeki bagi yang lainnya dan semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan tersebut.
.
Anak² yang barokah bukanlah saat kecil mereka lucu dan imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar & mempunyai pekerjaan & jabatan hebat, tetapi anak yang barokah ialah yang senantiasa taat kepada Rabb-Nya dan kelak mereka menjadi lebih shalih dari kita & tak henti²nya mendo'akan kedua Orangtuanya.
.
Semoga kita semua dianugrahi kekuatan untuk senantiasa bersyukur padaNYA, agar kita mendapatkan keberkahanNYA...🍃

Sunday, November 20, 2016

Ditest Calon Mertua


Cwe : yang kamu lagi apa ??
Cwo : lagi santai z di rmh...
Cwe : bisa kesini gak ?? Mumpung g ada ayah ma ibu..
Cwo : kok kamu ngajak aku pas g ada org tua mu..
Cwe : aku ingin merasakan tdur berdua ma kamu .. Cwo : maaf aku g mau..
Cwe : kok g mau ?? Kamu g cinta lagi ma aku ??
Cwo : aku cinta banget ma kamu
Cwe : klo kamu cinta ma aku .. Ayo turutin apa yg aku mau..
Cwo : maaf, aku g bisa aku mau nglakuin itu setelah kita resmi jadi suami istri..
Cwe : beneran g mau skrg ?? Aku dah pingin bangettt
Cwo : maaf aku g bisa ..
Cwe : kamu memang calon
menantu yg tepat buat calon anak ku.. Ke sini yah
makan malam ini bapak'a cwe kamu sekalian bawa org tua kamu ..
.
Smoga yg like dan jwb aminn dpet pasangan yg beriman dan tulus...Amiiinn
;;) Lainnya

Saturday, November 19, 2016

KISAH NYATA SEORANG ANAK NASRANI YANG TERTEMBAK SAAT PERINGATAN MAULID NABI !!!

Kirimian dari Habibb Alwi bin Ahmad Alatas
*BUAT PECINTA BAGINDA NABI MUHAMMAD SHALLALLAAHU 'ALAIHI WASALLAM*

Pada saat itu, di Libanon Selatan, kebiasaan peringatan maulid Nabi Muhammad Shalallaahu 'alaihi wasalam mereka rayakan secara turun temurun dan selalu dimeriahkan dengan menembakkan senjata api ke atas untuk menunjukkan kegembiraan..

Ketika itu seorang anak Nasrani Dari keluarga Ghatas yang terkenal terlihat asyik menonton meriahnya peringatan Itu

Tanpa disadari, sebuah peluru menyasar menembus kepalanya .

Anak itu pun jatuh tersungkur bersimbah darah dan seketika itu juga ibunya berteriak histeris.

Maka dengan segera anaknya dilarikan ke RS. GHASAN HAMUD (RSGH)

Tetapi RSGH angkat tangan karena tidak mampu menangani pendarahan yg begitu hebat

Lantas anak itu dirujuk ke RS. AMERIKA yang memiliki banyak dokter ahli dan spesialis.

Tapi begitu melihat kondisi anak itu mereka juga angkat tangan.

Karena panik penuh kecewa, ibu sang anak berteriak dengan kerasnya sambil berseru :

"Di manakah engkau Hai MUHAMMAD yang mengaku sebagai Nabi ..???

Lihatlah apa yang dilakukan umatmu kepada anakku karena merayakan hari kelahiranmu !!!

Pada saat itu dokter kepala yang memimpin perawatan keluar ruangan menemui sang ibu dan memintanya agar melihat anaknya untuk yang terakhir kali.

Ibu nasrani itu dengan lemas dan dipapah masuk ke ruangan, diikuti dengan keluarnya para dokter.

Namun Keajaiban terjadi...

Ketika sang ibu sudah di dalam ruangan, ternyata dia melihat anaknya sedang duduk di tepi tempat tidur sambil berteriak :

"Tutup semua pintu dan jendela nya ibu ! Dia jangan diperbolehkan keluar !!!

Antara percaya dan tidak Si ibu mendekati anaknya untuk memastikan kondisi anaknya.
Sungguh sesuatu yang tidak masuk akal

Kondisi anaknya begitu sehat dan bugar serta tidak ada bekas luka tembakan sama sekali di kepalanya

Apalagi bercak darah.

"Anakku apa yang terjadi..?“

"Ibu, dia datang mengelus kepalaku sambil tersenyum.“

“Siapa dia sayang ...?

“MUHAMMAD…
Muhammad...Ibu..“ jawab anak itu...

Subhanallah..,,,

Ternyata, teriakan si ibu disambut oleh NABI AGUNG MUHAMMAD Shalallaahu 'alaihi wasalam..!

Beberapa menit kemudian

Berkumpullah semua dokter untuk melihat kenyataan di hadapan mereka.

Maka ibu, anak dan semua dokter nasrani yang menyaksikan keajaiban tersebut saat itu juga mengikrarkan syahadat (masuk Islam).

Kami bersaksi tiada Tuhan yang patut disembah kecuali ALLAAH dan Muhammad benar-benar utusan dan Hamba Allaah"

Ini kejadian nyata yang ditakdirkan oleh Allaah untuk menunjukkan keagungan junjungan kita Sayyidina Muhammad Shalallaahu 'alaihi wasalam

Tiada yang tidak mungkin bagi Allaah...!

Shallu 'Alan Nabi…!!!!

Kutipan - ceramah dari Ulama' Libanon ...