Tuesday, July 4, 2017

Keindahan Islam

✍Islam adalah agama yang mempunyai keindahan-keindahan yang justru kebanyakan kaum muslimin tidak menyadarinya. Keindahan-keindahan tersebut meliputi seluruh syariat Islam yang kini semakin terungkap dan mulai diketahui faidahnya.

Sangat banyak sekali keindahan-keindahan Islam yang sekiranya kita mau memikirkannya, niscaya kita tidak akan sanggup untuk mengupasnya lebih dalam.

Contoh kecil saja syariat Islam yang dicela kaum kafir bahkan umat Islam sendiri adalah adanya pembatas antara kaum wanita dan laki-laki. Padahal pada larangan bercampur-baur tanpa batas antara keduanya, terdapat manfaat yang banyak dan dapat menjauhkan dari bahaya yang sangat besar.

Ini adalah contoh kecil dari keindahan Islam yang hendaknya seorang muslim bangga untuk menampakkan keislamannya di hadapan orang lain. Tidak ada rasa malu untuk menunjukkan keislamannya, karena agama yang dianutnya adalah agama yang benar dan diridhoi oleh Allah.

Allah berfirman,

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (Ali Imraan: 85).

Syaikh As-Sa’di berkata,
Maksudnya: barangsiapa yang beragama dengan agama selain Islam dalam rangka menyembah Allah -yang Islam itu adalah sebuah agama yang Allah ridhai untuk hamba-hamba-Nya-, maka (pastilah) amalnya tertolak, tidak diterima. Karena agama Islam mengandung kepasrahan kepada Allah dengan ikhlas dan ketaatan kepada para rasul-Nya. Oleh karena itu, selama seorang hamba tidak beragama dengannya, maka berarti ia tidak mengambil sebab keselamatan dari azab Allah dan sebab keberuntungan untuk mendapatkan pahala-Nya. Jadi, setiap agama selain Islam itu adalah agama yang batil.”

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا

"Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam."[Ali 'Imran 19]

Islam adalah agama satu-satunya yang memiliki banyak keistimewaan dan keindahan yang sangat mengagumkan bagi siapapun yang memeluknya.

Diantara keistimewaan dan keindahan agama Islam selain sebagai satu-satunya agama yg diterima dan diridhoi oleh Allah pada hari Kiamat, agama ini adalah yang paling sempurna dalam mengatur seluruh sisi kehidupan manusia.
Mulai dari bangun tudur sampai tidur kembali.
Mulai dari muamalah yang kecil sampai yang besar.
Mulai dari muamalah sesama manusia, muamalah dengan hewan, muamalah dengan alam sekitarnya dan yang paling puncak muamalahnya dengan Alloh, Rabb yang menciptakannya.
Tidak ada cacat dan cela dari syariat Islam.
Setiap orang yang mendalami Islam dia akan mendapati lautan bahtera ilmu yang semakin memdalam dia akan semakin mendapati banyak ilmu yang didalamnya dan dia perolehnya.
Agama ini bisa dipahami dan diamalkan oleh siapapun, dari yang paling awam sampai yang paling alim.
Dari seorang biasa sampai seorang professor.

Pernah terjadi dialog antara Musailamah dengan Amr bin Ash.
Musailamah bertanya kepada Amr, “Wahyu apa yang turun kepada Muhammad?” “Satu surat pendek yang sangat indah bahasanya,” kata Amr sembari membaca surat Al-Asr. Lalu Musailamah berpikir sejenak, kemudian berucap “Diturunkan juga kepadaku wahyu yang serupa.”
“Wahai marmut, wahai marmut. Engkau hanyalah dua daun telinga dan dada. Adapun selebihnya adalah hina dan berpenyakit.” “Bagaimana menurutmu, hai Amr?” tanya Musailamah penuh percaya diri.
Amr termangu, meski saat itu belum memeluk Islam, ia yakin bahwa Musailamah tak lebih dari seorang pembual. “Demi Allah, sungguh aku yakin jika engkau berdusta.”

Islam adalah agama yang sempurna. Ajarannya meliputi segenap aspek kehidupan manusia. Dari perkara yang besar sampai perkara yang paling kecil.
Salman Al Farisi pernah ditanya oleh kaum musyrikin,
 “Sungguh nabi kalian telah mengajarkan kalian segala sesuatunya sampai-sampai cara buang hajat?”
Salman menjawab,“Benar! Beliau telah melarang kami untuk menghadap kiblat baik ketika buang air besar maupun buang air kecil dan melarang kami untuk beristinja’ (membersihkan kotoran) dengan batu kurang dari tiga biji, dan melarang kami beristinja’ dengan kotoran hewan atau tulang.” (HR. Muslim)

Hadits ini menunjukkan tentang sempurnanya ajaran yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Sungguh Allah ta’ala telah menjelaskan dalam Al-Qur’an dan Sunnah Nabi-Nya tentang pokok dan cabang dari agama ini.  Allah  ta’ala  telah menjelaskan tentang tauhid, kewajiban untuk mengesakan-Nya serta segala macam adab, etika dalam perikehidupan manusia.

Sehingga jika ada yang mendakwahkan ada syariat khusus untuk orang yang khusus berarti dia dusta.
Mempelajari tentang Islam, keindahan Al Qur'an dan As Sunnah sebagai petunjuk bagi Kita harus dari sumber aslinya.
Imam Malik berpesan,
"Setiap orang boleh diambil perkataannya dan boleh pula ditolak, kecuali perkataan penghuni qubur ini" (sambil menunjuk kearah makam Nabi صلى الله عليه وسلم).
Demokian pula pesan Inam Asy'Syafi'i,
"Tidak boleh diterima perkataan seseorang jika berlawanan dengan sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم.
Wallohu a'lam

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

       .✏📚✒.💕..🌺

0 comments:

Post a Comment