Tuesday, July 11, 2017

Lalat, Karangan Bunga, Dan Kamal Attaturk

Oleh : *Sahlan Ahmad*

*Lebah* tau dimana tempat yang layak untuk ia singgahi. Demikian pula dengan *Lalat.*

Meski secara *fisik* hampir sama. *Namun* keduanya memiliki karakter dan *insting yang berbeda.*  

*Di Turki,* ada banyak tempat yang layak *dikunjungi.* Sembari mengisi sela-sela *waktu kunjungan kerja.*

Seorang pejuang tau, dimana tempat yang harus ia kunjungi.

*Naluri kepahlawanannya* mengajak dirinya untuk mendatangi tempat yang dapat *membangkitkan semangat patriotismenya.*

Seperti Masjid Sultan Ahmet, Masjid Aya Sofya, dan tempat-tempat bersejarah lainnya.

*Beda dengan* seorang *pecundang.* Naluri penghianatannya  mengajaknya *mengunjungi sesama penghianat.*

Kaum muslimin sepakat, bahwa *Kamal Ataturk adalah seorang penghianat.*

Yang *bekerja sama dengan Yahudi* Internasional untuk *menumbangkan Khilafah Islamiah.*

*Karena ulahnya,* kaum muslimin kehilangan sistem yang selama *14 abad telah melindungi mereka.*

Sehingga kaum muslimin menjadi hidangan di atas meja makan.

*Muslim yang waras* tidak akan pernah sudi mengunjungi kuburan Kamal Ataturk.

Apalagi memberikan *penghormatan,* walau dengan *seekor nyamuk.*

Karena baginya, *hanya penghianat yang menghormati penghianat.*

0 comments:

Post a Comment