Oleh : *Sahlan Ahmad*
*Lebah* tau dimana tempat yang layak untuk ia singgahi. Demikian pula dengan *Lalat.*
Meski secara *fisik* hampir sama. *Namun* keduanya memiliki karakter dan *insting yang berbeda.*
*Di Turki,* ada banyak tempat yang layak *dikunjungi.* Sembari mengisi sela-sela *waktu kunjungan kerja.*
Seorang pejuang tau, dimana tempat yang harus ia kunjungi.
*Naluri kepahlawanannya* mengajak dirinya untuk mendatangi tempat yang dapat *membangkitkan semangat patriotismenya.*
Seperti Masjid Sultan Ahmet, Masjid Aya Sofya, dan tempat-tempat bersejarah lainnya.
*Beda dengan* seorang *pecundang.* Naluri penghianatannya mengajaknya *mengunjungi sesama penghianat.*
Kaum muslimin sepakat, bahwa *Kamal Ataturk adalah seorang penghianat.*
Yang *bekerja sama dengan Yahudi* Internasional untuk *menumbangkan Khilafah Islamiah.*
*Karena ulahnya,* kaum muslimin kehilangan sistem yang selama *14 abad telah melindungi mereka.*
Sehingga kaum muslimin menjadi hidangan di atas meja makan.
*Muslim yang waras* tidak akan pernah sudi mengunjungi kuburan Kamal Ataturk.
Apalagi memberikan *penghormatan,* walau dengan *seekor nyamuk.*
Karena baginya, *hanya penghianat yang menghormati penghianat.*

0 comments:
Post a Comment