Tuesday, July 4, 2017

URBAN LEGEND - BANDUNG

1.Tanjakan Emen
17 Juni 2014 harusnya menjadi hari menyenangkan bagi rombongan siswa SMA asal Cengkareng ini Jadwal study tour yang menyelipkan rekreasi ke pemandian air panas Ciater berubah menjadi kelabu setelah terjadi kecelakaan maut 9 orang tewas dimana salah satu bus yang membawa rombongan menabrak sebuah mobil mini bus dan terbalik di tanjakan Emen kecelakaan yang merenggut nyawa rekan-rekan dan Guru ini menghentikan kegiatan rombongan kecelakaan ini bukan kali pertama yang terjadi di tanjakan Emen menurut Kepolisian setempat hampir setiap Minggu terjadi kecelakaan baik ringan maupun berat selain kontrol jalanan yang sulit dan berkabut percaya atau tidak konon cerita misteri tanjakan emen yang berkembang dari mulut ke mulut tentang kecelakaan yang sering terjadi pada ruas jalan raya Bandung Subang ini
sejarah tanjakan emen dan asal muasal pemberian nama
tanjakan Emen sendiri berasal dari seorang supir pemberani yang mengemudikan angkutan umum jurusan Bandung-Subang namun kabarnya kendaraan yang di bawanya terbalik dan terbakar di tanjakan ini dan menewaskan Emen sejak peristiwa itu warga menyakini sosok Emen kerap mengganggu para pengemudi Rem blong, bus tergelincir, dan kendaraan terperosok ke jurang kerap terjadi di jalur ini beberapa peristiwa aneh di alami pengendara ketika ketika melewati tanjakan Emen seperti mobil tiba-tiba mogok untuk menghindari gangguan ini pengemudi biasanya membunyikan klakson sebelum melewati tanjakan Emen tindakan tersebut di anggap menghormati arwah penunggu tanjakan Emen dan tentu saja tindakan ini untuk pemberi tanda kepada pengemudi lain agar mereka saling waspada sehingga kecelakaan pun dapat terhindarkan tentu saja berbagai kecelakaan ini mungkin terjadi karena kelalaian pengguna jalan kontrol jalan yang menanjak dan menurun seharusnya membuat kita lebih berhati hati dalam berkendara pengecekan mesin pun harus di lakukan berkala sehingga hal-hal seperti rem blong tidak terjadi.

2. Jalan Siliwangi Bandung
Jalan ini masih di rimbuni oleh Pohon2 besar yang ada di sekitar jalan, dan juga ada sebuah jembatan besar yang menghubungkan jalan ini.. jembatan ini berada tepat di atas saluran Sungai Cikapundung, jika malam hari konon di kawasan ini sering sekali terjadi hal2 yang sangat janggal, bahkan sayapun pernah mengalami kejadian yang sangat aneh ketika melintas di jalan ini, boleh ya saya cerita sedikit : “ waktu itu saya sedang melintas menggunakan sepeda motor, kira2 sekitar jam 19.30, sedang asyiknya mengendarai motor tiba2 motor saya seperti ada yang menabrak dari arah pinggir dan melintang menuju arah pohon besar yang tepat pada waktu itu berada di pinggir saya. Dengan kaget saya menghentikan sepeda motor saya karena saya kehilangan kontrol untuk mengendarai motor saya. Dengan perasaan kaget merinding serta kepala yang tiba2 menjadi berat, saya berusaha meninggalkan tempat itu. Aneh nya tiba2 motor saya mendadak menjadi berat,seperti yang di tumpangi oleh 3 orang .. walaupun begitu saya memaksakan diri untuk tetap melaju, dan setelah tiba di rumah pun rasa berat di kepala baru bisa hilang 2 hari itupun setelah saya meminta air doa dari ustadz” kejadian itu membuat saya sedikit waspada jika melintas di kawasan jalan ini.

3. SMAN 5 BANDUNG
Menurut buku yang aku baca waktu itu di SMAN 5 Bandung ada sosok noni Belanda yang namanya Nancy. Dia seorang perempuan bule berparas cantik. Menurut kisahnya sang noni bunuh diri sebelum tahun 50-an. Ada cerita lain kalau dia dibantai. Kejadian pembataiannya terlalu mengerikan, kematiannya terlalu keji.
Nancy konon dipercaya sudah menjadi penghuni Jl.Belitung no.8. Adapun penyebab dia bunuh diri masih merupakan tanda tanya, ada yang bilang dia jatuh cinta pada seorang pemuda Inlander tapi hubungan asmara ini ditentang oleh keluarganya sehingga dia pun putus asa dan mengakhiri hidup. Ada juga yang bilang dia diperkosa kemudian bunuh diri. Yang pasti dia bunuh diri dengan lompat dari tangga dekat aula sekolah. Pemunculan Nancy biasanya di dekat tangga tersebut, berjalan dari bagian atas tangga dengan darah mengalir dari salah satu sudut bibirnya…
Pertama kali saya mendengar kisah tentang Nancy adalah sekitar tahun 89-an dari kakak saya yang bersekolah di SMA 3. Cukup banyak juga kehebohan yang ditimbulkan Nancy ketika itu, yang paling saya ingat adalah tentang pemunculan Nancy di depan seorang guru perempuan. Alkisah ketika itu sudah banyak cerita tentang keangkeran SMA 3 dan SMA 5 sehingga baik guru maupun siswa enggan berlama-lama di sekolah jika hari sudah mulai gelap.
Nah, guru tersebut rupanya keasyikan bekerja sehingga lupa waktu, sadar sadar ketika hari sudah gelap dan sekolah sudah sepi. Sang ibu guru yang tidak membawa kendaraan dan juga takut untuk pulang sendiri naik angkot akhirnya menelepon anak lelakinya untuk minta dijemput. Karena di jaman itu belum ada ponsel, sang ibu guru harus menelepon dari telepon umum yang terletak di aula persis di seberang tangga. Pembicaraan berjalan lancar sampai suatu waktu di mana si ibu tidak juga menjawab ketika dipanggil-panggil oleh anaknya.
Kira-kira setengah jam kemudian si anak dengan perasaan khawatir sampai di sekolah dan menemukan ibunya sudah tak sadarkan diri di dalam boks telepon umum. Ternyata, ketika percakapan telepon itu berlangsung Nanci, muncul tepat di depan sang ibu bahkan menghampiri beliau sehingga beliau langsung jatuh pingsan saat itu juga.
Cerita berikutnya datang dari Angkatan 91 dan lumayan heboh karena saksi matanya tidak hanya satu dua orang tapi 40-an orang alias sekelas. Jadi ceritanya anak-anak kelas ini masuk siang sehingga banyak ruangan yang kosong, lalu mereka semua kompak pindah ruangan ke kelas di lantai atas. Supaya guru yang akan mengajar tidak mencari-cari maka dikirimlah ketua kelas untuk memberitahu. Setengah jam berlalu tapi guru yang mengajar belum juga datang, sementara anak-anak memanfaatkan waktu kosong dengan bermain gapleh, ketepel, gigitaran dan permainan kreatif lainnya. Tiba-tiba saja sang Guru datang dengan wajah merah padam bersama seorang guru lain, lalu dengan suara menggelegar beliau mendamprat anak-anak habis-habisan. Rupanya sudah setengah jam beliau mencari anak-anak ke semua kelas termasuk ke kelas-kelas di lantai atas tapi tidak menemukan mereka, bahkan beliau sampai meminta bantuan guru lain untuk mencari. Kontan 40 murid kebingungan karena mereka yakin sekali mereka tidak kemana-mana, lagipula menurut mereka dengan semua keributan yang mereka timbulkan mana mungkin sih si guru tidak mendengar. Tapi kisah ini berakhir dengan hukum jemur untuk para siswa yang mungkin sampai sekarang masih tetap merasa tidak bersalah. Hmm, sebenarnya itu mata dan telinga guru yang “ditutup” atau 40 anak yang “ditutup” ya. Salah satu hal yang unik dari dunia perhantuan Belitung 8 adalah konon katanya mereka suka memperlihatkan diri pada orang-orang yang memang ingin melihat mereka alias nantang
Nama Nancy tidak bisa dipisahkan dari sosok Mang Ucha, pengurus sekolah yang sekaligus merupakan kuncen. Menurut cerita anak Pramuka angkatan 92-an, mereka sering harus meminta bantuan Mang Ucha untuk “mengamankan” Nancy agar tidak mengganggu kegiatan Pramuka yang kebetulan bertempat di lantai atas dan malam hari pula. Begitu juga menurut unit kegiatan lain yang sering mengadakan uji keberanian “Jurit Malam” seperti Keamanan Sekolah. Menurut mereka ketika maghrib Mang Ucha sudah mulai memindahkan Nancy dari tempat peraduannya di lantai atas ke tempat lain yang relatif lebih “aman” yaitu ke sekitar WC putri di bagian belakang SMA 3. Disanalah Nancy harus menghabiskan malam dengan se-krat bir sebagai ‘sesajen’.
Syarat sesajen ini harus dipenuhi sebab kalau tidak, bisa-bisa Nancy mengamuk seperti yang, kalau tidak salah, pernah terjadi tahun 90-an dan menyebabkan beberapa orang panitia kesurupan.

Nah itulah beberapa cerita urban legend dari bandung yang sudah mimin ganteng sajikan.
Sebenarnya masih banyak tapi mimin lebih baik memilih 3 saja
Tapi cerita-cerita di atas mungkin ada yang benar-benar terjadi, tapi mungkin juga cuma isapan jempol belaka yang disampaikan secara turun temurun dan dibumbui. Terserah deh, tapi cerita-cerita kayak gini lumayan rame kok buat dibaca dan diomongin ke orang lain.

0 comments:

Post a Comment