Wednesday, February 22, 2017

Pesan bijak

Seorang Guru membuat garis sepanjang 10 cm di atas papan tulis, lalu berkata : "Anak2, cobav perpendek garis ini!"

Anak pertama maju kedepan, ia menghapus 2 cm dr garis itu, skrg menjadi 8 cm. Pak Guru mempersilakan anak ke 2. Iapun melakukan hal yg sama, 'sekarang' garisnya tinggal 6 cm. Anak ke 3 & ke 4 pun maju kedepan, skrg garis itu tinggal 2 cm.

Terakhir, anak yg Bijak maju kedepan, ia membuat garis yg lbh panjang, sejajar dgn garis pertama, yg tinggal 2 cm itu.

Sang Guru menepuk bahunya,
*"Kau memang bijak. Utk membuat garis itu menjadi pendek, tak perlu menghapusnya - cukup membuat garis yg lbh panjang. Garis pertama akan menjadi lbh pendek dgn sendirinya."*

*Utk memenangkan Tak perlu mengecilkan yg lain, Tak usah menjelekan yg lain, krn secara tak langsung, membicarakan kejelekan yg lain adalah  cara tak jujur utk memuji diri sendiri. Cukup lakukan kebaikan terbaik yg dpt kita lakukan utk smuanya, biarkan wkt akan membuktikan kebaikan tsb.*
                                                        
#belajarbijak

Tuesday, February 21, 2017

Makna Anak Cerdas

_*Semoga dengan membaca ini tidak ada lagi perkataan...."anak dokter kok tdk pinter", "anak dosen kok tdk pinter", anak guru kok tidak pinter"...dll*_

Nih bagus buat para orang tua dan guru
untuk mengetahui kecerdasan anak-anak kita.
Yg tenyata sangat ber-beda2, ga bisa di-banding2kan... Silahkan dibaca :

*MAKNA KECERDASAN?...*

Di papan tulis, saya menggambar sebatang pohon kelapa di tepi pantai, lalu sebutir kelapa yang jatuh dari tangkainya.
Lalu saya bercerita, ada 4 anak yg mengamati fenomena alam jatuhnya buah kelapa ditepi pantai itu.

*Anak ke 1 :* Dengan cekatan dia mengambil secarik kertas, membuat
bidang segi tiga, menentukan sudut, mengira berat kelapa, dan dengan rumus matematikanya anak ini menjelaskan hasil perhitungan ketinggian pohon kelapa, dan energi potensial yang  dihasilkan dari kelapa yang jatuh
lengkap dengan persamaan matematika dan fisika.

Lalu psikolog tanya kepada siswa saya? Apakah anak ini cerdas?... dijawab serentak sekelas ... iya ... Dia anak yang cerdas. Lalu saya lanjutkan cerita ...

*Anak ke 2 :* Dengan gesit anak ke dua ini datang memungut kelapa yang
jatuh dan bergegas membawanya ke pasar, lalu menawarkan ke pedagang dan dia bersorak ... yesss ... laku Rp 5.000.

Kembali saya bertanya ke anak-anak dikelas ... apakah anak ini cerdas?...
Anak-anak menjawab iyaa ... Dia anak yg cerdas. Lalu saya lanjutkan cerita...

*Anak ke 3 :* Dengan cekatan, dia ambil kelapanya kemudian dia bawa keliling sambil menanyakan, pohon kelapa itu milik siapa? _Ini kelapanya jatuh, mau saya kembalikan kepada yang punya pohon._

Saya bertanya kepada anak-anak ... apakah anak ini cerdas?... anak-anak dengan mantap
menjawab ... iya ... dia anak yang cerdas.
Sayapun melanjutkan cerita ke empat ...

*Anak ke 4 :* Dengan cekatan, dia mengambil kelapanya kemudian dia
melihat ada seorang kakek yg tengah kepanasan dan berteduh dipinggir
jalan. _"Kek, ini ada kelapa jatuh, tadi saya menemukannya, kakek boleh meminum dan memakan buah kelapanya"._
Lalu saya bertanya ... apakah anak ini, anak yg cerdas? Anak-anak  menjawab,
iya ... dia anak yang  cerdas.

Anak-anak menyakini bahwa semua cerita diatas menunjukan anak yg cerdas.
Mereka jujur mengakui bahwa setiap anak memiliki *"Kecerdas-unikan-nya".*
Dan mereka ingin dihargai *"Kecerdas-unikan-nya"* tersebut.......

Namun ... yang sering terjadi ... di dunia kita, dunia para orang tua dan pendidik, menilai kecerdasan anak hanya dari satu sisi, yakni ?

*"Kecerdasan Anak Pertama, Kecerdasan Akademik"*, Lebih parahnya, kecerdasan yang dianggap oleh negara adalah kecerdasan anak pertama yang diukur dari nilai saat mengerjakan UN.

Sedang ...
*"Kecerdasan Finansial"* (anak no 2), *"Kecerdasan Karakter"* (anak no 3) dan *"Kecerdasan Sosial"* (anak no 4). Belum ada ruang yg diberikan Negara untuk mengakui kecerdasan mereka.

Anak Anda termasuk nomor berapa?

Saya jadi ingat, dulu sering kami jadikan olok olokan saat SMA, antara anak IPA dan anak IPS, siapa yg sebenarnya cerdas? Bagaimana kira-kira perasaan buat anak IPS? Terkadang terasa diperlakukan jadi siswa yang terpinggirkan.... Duh menyedihkan...😥

Anak anda semuanya adalah anak-anak yang cerdas dengan *"Keunikan dan Kecerdasan-nya"* masing-masing... hargai dan jangan samakan dengan orang lain atau bahkan dengan diri anda sendiri.

Mari hargai kecerdasan anak kita masing-masing,  dan siapkan mereka dengan *4 kecerdasan*  _*(Akademik, Finansial, Karakter, dan Sosial)*_  sebagai pedoman dimana mereka akan mengarungi lautan hidup kelak.

*#Tiap manusia lahir dengan kecerdasan dan keunikan masing-masing#* 🌟🌟🌟

Share by *KOMPPAK*
_*Komunitas Pecinta Pendidikan, Anak, dan Keluarga*_.

BMKG Nyatakan Isu Soal Kemarau Panjang 2019 - 2022 Adalah Berita Hoax

Rabu, 30 November 2016 14:39
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nadim Batam memberikan imbauan kepada masyarakat Kepri.
BMKG meminta warga agar tidak mudah percaya dan terpengaruh dengan isu-isu cuaca yang beredar di luar yang mengatasnamakan BMKG.
"Karena ada berita yang tidak benar berdasarkan penelusuran BMKG pusat," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nadim Batam Philip Mustamu, Rabu (30/11/2016) siang.
Isu yang tidak benar yang dimaksud adalah Badan Meteorologi dan Geofisika disebut telah menyatakan akan terjadi musim kemarau panjang yang akan melanda dunia.

Diperkirakan kemarau panjang tersebut akan dimulai tahun 2019 hingga 2022. Cadangan air dunia saat ini hanya tersisa 3 persen saja.
"Isu ini tidak benar. Sengaja pihak tak bertanggungjawab menyampaikan serta menyebarluaskan informasi tersebut. Berita itu hanya hoax atau isu belaka yang tak mempunyai ilmiah yang mendasar," kata Philip Mustamu.
Philip mengatakan, BMKG belum pernah merilis atau pun mengadakan informasi prediksi musim kemarau yang bisa memprediksikan sampai lebih dari satu tahun ke depan.(*)

KISAH MELAYU YH TERSINGKIR OLEH CINA AGAR TIDAK JADI JONGOS DI NEGERI SENDIRI

Iwan mahasiswa UI, bercerita.

Suatu hari ia jalan2 ke Singapura. Ia kagum dengan kemajuan, sistem, keteraturan dan kebersihan Singapura.

Di sebuah masjid, seusai sholat dhuhur ia bertemu dengan Rauf, warga Singapura.

Iwan : Rauf, Anda pasti puas dan gembira dengan kemajuan Singapura. Semua tempatnya bersih, alat transportasi teratur dan maju.

Saya dengar pelabuhan Anda bahkan termasuk yang paling sibuk di Dunia, baik laut maupun udara. Sekarang ini, ekonomi Singapura paling maju di Asia Tenggara."

Rauf menjawab : "Saya ini muslim Melayu. Kemajuan Singapura dengan yg sudah disebutkan memang benar. Tapi bukan kami yang menikmatinya.

Sekarang Singapore buat kami seperti negara baru dan kami orang asing.

Kami tergeser, sekarang tinggal di pinggir2 kota, juga mengontrak karena tak sanggup membeli rumah atau apartemen. Untuk itu saja kami harus bekerja keras.

Biaya hidup di sini sangat tinggi, tak sempat kami jalan2 menikmati kota. Kalian lihat, ada berapa gelintir Melayu jalan2 di mall atau tempat rekreasi? Hampir tak ada.

Dulu Singapura kota yg sederhana, tapi kami jadi muslim yang lebih bebas dan bahagia.

Sekarang, jangan lagi suara mengaji, suara adzan tak ada, kecuali di dalam masjid.

Jumlah masjid juga sangat sedikit. Di kota hampir tak ada, di mall2 juga hampir tak sedia tempat sholat.

Dulu kami bebas makan di mana suka. Sekarang, makanan halal susah dicari kecuali di kampung2 kita saja.

Ke kota, kami bawa bekal, karena kalau tidak mestilah puasa, hampir semua makanan kita lihat tak halal.

Bahasa Melayu pun tak lagi dipakai. Semua orang cakap Inggris dan Mandarin. Negeri kami sekarang ibarat diambil orang."

Iwan tercengang, tidak pernah ia terpikir hal semacam ini.

Iwan: Ini negeri kalian, mengapa tak buat perubahan?"

Rauf tersenyum kecut, lanjutnya : "Dulu kami bisa, kami mayoritas. Sekarang jumlah kami hanya 20% saja dan terus berkurang.

Reklamasi dibikin terus, tapi yang menempati bukan kami, orang baru, orang asing.

Apa bisa buat dengan jumlah sedikit? Ini sudah jadi negara demokrasi, semua ditentukan dg suara terbanyak."

Yang mengejutkan Iwan adalah kata2 Rauf terakhir :

"Sepertinya sebentar lagi juga akan terjadi pada negeri Jiran dan negerimu Indonesia."

_______

"JANGAN MENUNGGU KITA MINORITAS BARU BERJUANG.

TAPI BERJUANGLAH KETIKA KALIAN MASIH MAYORITAS.

SEBAB KALAU MEREKA SUDAH BERKUASA AKAN LEBIH MUDAH DAN TERLINDUNGINYA IMIGRAN" GELAP MASUK DAN MENETAP DI NEGERI TERCINTA INI.

SAAT INI SAJA MEREKA SUDAH BISA MENGADU DOMBA KITA.

SUATU SAAT NANTI MEREKA BISA SAJA MENYINGKIRKAN KITA, MENJADIKAN KITA TAMU DI NEGERI KITA SENDIRI.

"MARI KITA BERSATU BERJUANG MENERUSKAN PERJUANGAN PARA PAHLAWAN KITA, SUPAYA KITA TETAP MENJADI TUAN DI NEGERI KITA SENDIRI"

INILAH CARA CERDAS MENGISI BENSIN DI SPBU DI NEGARA NEOLIBERAL INI

Di era sekarang ini semua barangbarang mahal. Termasuk bahan bakar. Bahan bakar semakin mahal, maka jadilah konsumen yang cerdas agar tidak semakin dirugikan.

TIPS MEMILIH SPBU
Lebih baik mengisi bensin di SPBU milik Pertamina yang berkode angka 31 di awal, atau (digit kedua angka 1).
Tiap SPBU memiliki kode depan masing2. Bagaimana cara
mengetahuinya?
Pernah memperhatikan plang nama besar saat menuju ke SPBU? Di wilayah Jakarta dan sekitarnya tertera huruf 31.XXXXX atau
34.XXXXX. Huruf awal pertama menandakan kode wilayah dan angka kedua mengandung arti kepemilikan.
Angka 3 di awal berarti SPBU berada di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Banten dan sekitarnya. Kalau angka di awal 5 untuk SPBU yang berada di wilayah Surabaya.

Digit kedua, jika angka 1 berarti kepemilikan Pertamina sendiri. Sedangkan angka 4 berarti kepemilikan swasta. Jadi yang penting angka keduanya adalah 1 (satu), tidak masalah berapapun angka pertamanya karena itu hanya kode wilayah
Karena, sebenarnya ada tiga kategori SPBU.
1. COCO alias corporate owner corporate operate,
2. CODO yakni corporate owner dealer operate.
3. DODO, dealer owner dealer operate. Ini berdasar pada situs spbu.pertamina.com.

Karena dikendalikan oleh pertamina, maka kualitas SPBU model COCO dan CODO diyakini lebih baik dibanding DODO. Tanpa bermaksud menyamaratakan, di sisi bisnis bisa dimengerti, karena ingin cepat balik modal, pengusaha jadi berlaku curang. Maka lebih disarankan untuk mengisi bensin di SPBU milik Pertamina (angka keduanya harus 1) karena quality controlnya
cukup bagus. Baik keakuratan takaran maupun kualitas BBM akan lebih terjamin.

Jika ingin mencoba membuktikan, isilah kendaraan anda dengan BBM di dua SPBU yang berbeda kode (huruf kedua 1 dan 4) di hari yang berbeda. Jika mengisi bensin di pertamina dengan tanda kode 31 (Angka Kedua 1)akan terasa tarikan mobilnya lebih kencang dan tidak terlalu kotor dibanding dengan BBM dari SPBU dengan tanda kode lainnya.

Coba anda isi tanki motor anda sebanyak 1 liter bensin di SPBU berkode 31 (Angka Kedua 1) dan SPBU berkode 34. Bandingkan dari sisi kualitas (mesin lebih enak) maupun kuantitasnya (yang mana yang lebih cepat habis).

Memang tidak semua SPBU pertamina yang dimiliki swasta berlaku curang, namun dari banyak kasus membuktikan adanya perbedaan baik secara kuantitas maupun kualitas. Pengurangan takaran dan mengoplos BBM mungkin saja dilakukan demi
mengejar keuntungan yang berlipat

TIPS LAINNYA
1. Saat mengisi bensin minta kepada petugasnya agar tuas handle selang jangan ditekan tapi dilepas saja ketika mengisi tanki kendaraan. Pernahkah anda sewaktu ngisi bensin, tuasa handle ditekantekan oleh petugasnya? kenapa begitu? karena banyak oknum yang nakal dengan cara memainkan takaran bensin dengan teknik seperti itu sehingga jumlah bensin yang kita isi lebih sedikit dari apa yang seharusnya. Jika anda melihat aksi tersebut saat mengisi bensin, tegurlah petugasnya.

2. Isilah bensin ketika hari masih pagi dan temperatur tanah masih dingin Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah.Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan memuai.
Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari..

Sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli. Dalam bisnis perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan anda rugi/kompensasi karena temperatur.

3. Isi bensin saat tanki kendaraan anda masih setengah penuh
Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Dalam bisnis perminyakan biasanya tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang
mengapung (floating roof) yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi.,tetapi hal itu tidak terdapat di SPBU.

4. Jangan isi bensin ketika ada truk tanki sedang mengisi tanki penyimpanan. Hampir pasti bensin atau solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan SPBU, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.

TIPS PENTING LAINNYA
Sering kita dengar waktu mengisi BBM petugas POM dengan manisnya bilang "dari nol ya mas/mbak"

Oke, tapi coba perhatikan baik2. Argonya bisa cepet banget lho...
Bahkan saking cepatnya bukannya malah kaya argo berjalan tapi kaya argo kedip-kedip doang pergaris-garis angkanya -,-
Kalau itu terjadi, bilang saja sama petugasnya "mas, speed 1 aja dan tolong gagangnya dilepas". Bisa dipastikan jalannya argo akan normal. Teorinya begini,

1. Argo cepat itu tidak bagus, karena yang keluar angin, selisih bisa 2-5 liter. Bayangkan kita rugi berapa. Kalau isi bensin motor mungkin tidak begitu terasa, tapi kalau mobil yang sudah ratusan ribu keatas lebih dikhawatirkan lagi mereka "bermain" disitu.

2. Sekali lagi gagang/tuas dipegang itu juga tidak bagus, karena dia bisa ngatur speed semprotan bensinnya. Speed terdiri dari 3 gigi. Makin tinggi makin cepat. Maka dari itu mintalah pada petugas supaya speed 1 dan gagang/tuas nya dilepas". Kalo ada petugas yang marah atau semisalnya dengan saran kita.  Segera laporkan pada PERTAMINA atau tinggalkan isi bensin disana lagi...

Share informasi ini seluas luasnya agar banyak orang yang tahu.

Obrolan antara Rasulullah & Iblis

*Rasulullah* bertanya : 
"Apa yg kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku hendak Sholat ?"

*Iblis* menjawab :
"Aku merasa Panas dingin dan Gementar"

*Rasulullah* : “Kenapa ?”

*Iblis* :
"Sebab setiap seorang hamba berSujud 1X kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 Derajat”

*Rasulullah* :
“Jika seorang umatku berpuasa ?”

*Iblis* :
“Tubuhku terasa terikat hingga dia berbuka”

*Rasulullah* :  “Jika ia berhaji ?”

*Iblis* :
“Aku seperti orang Gila”

*Rasulullah* :
“Jika ia membaca Al-Quran ?”

*Iblis* :
“Aku merasa meleleh laksana air timah di atas Api”

*Rasulullah* :
“Jika ia bersedekah ?”

*Iblis* :
“Itu sama saja org tersebut membelah tubuhku dgn gergaji”

*Rasulullah* :
“Mengapa bisa begitu ?“

*Iblis*:
”Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya, yaitu :

1. Keberkahan dlm hartanya,
2. Hidupnya disukai,
3. Sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dgn api neraka,
4. Terhindar dari segala macam musibah akan terjauh darinya,

*Rasulullah* :
“Apa yg dapat mematahkan pinggangmu ?"

*Iblis* :
“Suara kuda perang di jalan Allah”

*Rasulullah* :
“Apa yg dapat melelehkan tubuhmu ?”

*Iblis* :
“Taubat org yg bertaubat”

*Rasulullah* :
Apa yg dpt membakar hatimu?”

*Iblis* :
“Istighfar di waktu siang & malam”

*Rasulullah* :
“Apa yg dpt mencoreng wajahmu ?”

*Iblis* :
“Sedekah yang diam-diam”

*Rasulullah* :
“Apa yg dpt menusuk matamu ?”

*Iblis* :
“Sholat fajar”

*Rasulullah* :
“Apa yg dpt memukul kepalamu ?”

*Iblis* :
“Sholat berjamaah”

*Rasulullah* :
“Apa yg paling mengganggumu ?”

*Iblis* :
“Majlis para ulama”

*Rasulullah* :
“Bagaimana cara makanmu ?”

*Iblis* :
“Dengan Tangan kiri dan jariku”

*Rasulullah*:
“Dimanakah kau menaungi anak2mu di musim panas ?”

*Iblis* :
“Dibawah kuku Manusia”

*Rasulullah* :
“Siapa temanmu wahai iblis ?”

*Iblis* :
“Pezina”

*Rasulullah* :
“Siapa teman tidurmu ?”

*Iblis* :
“Pemabuk”

*Rasulullah* :
“Siapa tamumu ?”

*Iblis* :
“Pencuri”

*Rasulullah* :
“Siapa utusanmu ?”

*Iblis* :
“Tukang Sihir (Dukun)”

*Rasulullah* :
“Apa yg membuatmu Gembira ?”

*Iblis* :
“Bersumpah untuk cerai”

*Rasulullah* :
“Siapa kekasihmu ?”

*Iblis* :
“Org yg meninggalkan Sholat Jumat”

*Rasulullah* :
“Siapa Manusia yg paling
membahagiakanmu ?"

*Iblis* :
“Org yg meninggalkan sholat dengan sengaja"

*sebarkan biar 1 dunia tahu apa kelemahan Iblis*.

..Sharing is caring   
*Ingat : Nabi berpesan Sebarkan walau sepotong ayat*

Doa penampakan alam

1. Doa Ketika mendung dan langit diselimuti awan hitam

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرّ مَا فِيْه

Allohumma innii a'uudzu bika min syarri maa fiihi

"Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari keburukan yang terkandung di dalam awan ini."
(HR. Bukhari)

2. Do'a Ketika Hujan Pertama Kali Turun

اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

Allohumma shoyyiban nafi’an

"Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat."
(HR. Bukhari)

3. Do'a Ketika Hujan Turun Dengan Sangat Lebat

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allohumma hawaalainaa wa laa ’alainaa. Allohumma ’alal aakaami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthuunil audiyati, wa manaabitisy syajari.

"Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, namun jangan untuk menghancurkan dan merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan."
( HR. Bukhari)

4. Do'a Ketika Angin Bertiup Kencang

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أرسلت بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أرسلت بِهِ.

Allohumma innii as aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bihi, wa a'uudzu bika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi.

“Ya Allah! Sesungguhnya aku mohon kepadaMu kebaikan angin (ribut ini), dan kebaikan apa yang ada di dalamnya dan kebaikan dari tujuan angin itu dihembuskan. Dan Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan angin ini, dan kejahatan apa yang ada di dalamnya dan kejahatan dari tujuan angin itu dihembuskan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Ketika Mendengar Petir

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِه

Subhaanalladzi yusabbihur ro'du bihamdihii wal malaaikatu min khiifatihi

“Maha Suci Allah yang halilintar/petir bertasbih dengan memujiNya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya."

6. Ketika Hujan Berhenti

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ

Muthirnaa bi fadhlillaahi wa rohmatihi.

“Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah.” (Muttafaq 'alaih)

CINTA DAN BENCI

مٙا مِنْ أٙحٙدٍ إِلّٙا وٙلٙهُ مُحِبٌّ وٙ مُبْغِضٌ. فٙإِنْ كٙانٙ لٙابُدّٙ مِنْ ذٰلِكٙ، فٙلْكُنِ المٙرْءُ مٙعٙ أٙهْلِ طٙاعٙةِ اللّٰهِ عٙزّٙ وٙجٙلّٙ. (الإمام الشافعي)

“Tidaklah setiap orang itu melainkan ada yang menyukai dan membenci. Karena hal tersebut adalah niscaya, maka pastikanlah bahwa siapapun juga harus bersama orang-orang yang ta'at kepada Allah Azza wa Jalla.” (Imam Syafi'i)

Cinta dan benci adalah perasaan mendasar yang ada pada diri manusia. Ada banyak tindakan kita dilatari karena dua rasa ini.

Jika kita sudah terlanjur suka, maka bagaimana pun orang lain menunjukkan keburukan orang yang kita sukai, kita akan menolaknya dengan seribu argumen.

Sebaliknya, kalau kita sudah benci orang, bagaimana pun orang lain menunjukkan kebaikannya, maka kita pun akan mengemukakan sejuta alasan untuk menolaknya.

Untuk itu, Imam Syafi'i pada kata mutiara di atas berpesan, karena keberadaan orang suka dan benci itu adalah niscaya, *kita harus memastikan bahwa kita selalu bersama orang orang mukmin. Kita harus berkumpul dengan orang orang shaleh*. Kita harus banyak berguru kepada para ulama` yang wara', yang setiap laku lampah hidupnya hanya berisi kepentingan agama Allah.

Kalau kita sudah berada bersama orang orang shaleh, kita ikuti semua kebaikan mereka, kemudian masih ada yang tidak suka pada kita, biarkankah. Karena kalau kita harus menuruti omongan semua orang, urusan tidak akan pernah selesai.

MENYAKSIKAN DETIK-DETIK BERAKHIRNYA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

By.Bambang Tri Muljanto, Mantan   Dir. KITSDA: Direktorat Jenderal Pajak:
"Saya mengamati dengan kagum sebuah perusahaan PMA dari RRC yang menginvestasikan puluhan triliun rupiah uangnya di suatu wilayah masih perawan (baca: tanpa infrastruktur) di “pinggang” pulau Sulawesi. Perusahaan ini membangun infrastruktur sendiri mulai dari dermaga, jalan, tanur-tanur peleburan, power plants, area penimbunan bahan baku dan barang hasil produksi, instalasi pengolahan air bersih dan ekstraksi oksigen dari air laut, asrama pegawai, rumah sakit dan infrastruktur lainnya, yang diperlukan untuk melakukan kegiatan usaha peleburan bijih nikel yang ditambang dari ratusan ribu hektar areal penambangan yang mereka kuasai.
I also admire more than 5000 employees, both blue and white collars, who diligently and productively (just not to say militantly) work for the company in the middle of nowhere. Most of them, more than 95 percent, are Republic of China Nationals. Only a small number of employees are Indonesians.
Setelah mengagumi kehebatan semangat para pencari uang itu, saya lalu bertanya pada diri sendiri: “Apa ya kira kira yang didapat oleh rakyat Indonesia, pemilik asli dari sumberdaya alam Indonesia, dari kegiatan PMA itu?”
– Apakah lapangan pekerjaan (biasanya perusahaan PMA dari Jepang, Eropah dan Amerika menawarkan banyak lapangan kerja kepada buruh Indonesia yang relatif murah)? Jawabnya: Jelas Tidak, karena 95 persen lebih pegawai perusahaan itu DIDATANGKAN dari China.
– Pajak, kah yang diperoleh? Yuk kita lihat sama sama:
1. Corporate Income Tax?… kayaknya sangat kecil atau nihil, atau malahan lebih bayar; kenapa? karena perusahaan mendapat berbagai fasilitas kemudahan penanaman modal termasuk investment allowance dan pembebasan pajak-pajak atas impor, sementara itu Credit Withholding taxes justru refundable.
2. Payroll Taxes?… enggak juga, karena warga RRC yang bekerja di perusahaan itu digaji sebesar PTKP Indonesia dalam bentuk biaya hidup dan akomodasi yang disediakan oleh perusahaan plus sedikit uang saku, sedangkan hak gaji yang lebih besar dibayarkan kepada keluarganya di RRC (DJP tidak bisa mengakses data ini).
3. VAT?… enggak lah ya, perusahaan ini justru kerjaannya minta restitusi PPN karena semua produksinya diekspor ke RRC.
4. PBB?… mungkin ini satu satunya pajak yang mereka bayar, lalu berapa besarnya?
– Royalty yang dibayarkan kepada pemerintah atas hak penambangan?… saya rasa ini juga dibayar oleh PMA ini; tapi berapa besarnya?… Nobody knows, karena semua informasi tentang volume kegiatan penambangan, smelting dan ekspor nikel yang tahu hanya perusahaan PMA itu sendiri. Pihak pemerintah Indonesia sepenglihatan saya, tidak “hadir” di lokasi untuk mengawasi semua kegiatan pada setiap saat, sehingga tidak bakal tahu berapa sesungguhnya kekayaan Indonesia yang telah dikeruk.
Ibaratnya, kalau perusahaan PMA itu membeli nikel dari pemerintah Indonesia, perusahaan itu dipersilakan mengambil sendiri dan membayar sesuai yang dia mau; enak betul, ya…
– Payment in any other forms?… could be, but only God knows…
– Multiplier Effect?… mungkin ada tapi pasti tidak besar; semua bahan untuk membangun infrastruktur dan operasional perusahaan, sejauh dimungkinkan, menggunakan produk dan teknologi China dan jasa subkontraktor juga didatangkan dari negeri yang sama. Jadi kalaupun ada multiplier effect, akan lebih banyak terjadi di China, bukan di Indonesia.
Walhasil kekaguman saya disaat mengamati kehebatan warga RRC dalam kasus di atas, tiba tiba berubah menjadi kedongkolan luarbiasa, yaitu ketika saya melihat dari sisi Indonesia sebagai pemilik sumberdaya alam. “Kebaikan hati” pemerintah yang menyambut investor dengan karpet merah, untuk mengeruk SDA milik kita Bangsa Indonesia for only little compensation itu telah membuat saya marah.
SADARKAH KITA?
1. Awalnya Kerjasama usaha…(done).
2. Masuk tenaga kerja china sebanyak banyaknya di PT PMA…(done).
3. Lalu bikin “Keamanan” sendiri..pribumi sulit masuk.(done).
4. Bikin Daerah/ kavlingTerbatas sendiri…pribumi sulit kontrol (done).
5. Lalu boleh mendirikan Ormas asing ,bikin pasukkan/ Satgas sendiri…(on progress).
6. Lalu Asing boleh beli Property n Tanah sendiri… lalu dpt ktp dan hak ikut pemilu (done).
7. Selanjutnya lagi digodok boleh Dwi kewarganegaraan negaraan…(on progress).
8. Acuan mata Uang di alihkan ke mata uang china.(on progress).
9. Dan terus bikin Partai sendiri…(on progress).
10. Next ikut Pemilu, dibanjiri uang. Menang!…(on progress).
11. Presiden Asing…(on progress)
12. Awal “Penjajahan” dimulai. UUD banyak dirubah. Karena kekuasaan mutlak ada di Presiden…(on progress).
13. Peperangan dan perpecahan akhirnya menjadi reality…(target).
14. End of Republic…(End).
15. AKHIRZAMAN (mutlak)

MILYUNER MUSLIM, SULAIMAN AR RAJHI

Majalah Forbes menyebutkan SULAIMAN AR RAJHI kekayaannya sudah melebihi milyaran Dollar dan dengan hartanya yang bernilai triliyunan menjadikan ia menjadi salah seorang terkaya di dunia....
tetapi beliau tetap tampil dengan sederhana, berpakaian jubah putih bersih yang jauh dari kesan glamour dan berlebihan. Dari para tetangga dan warga yang tinggal di lingkungannya disampaikan bahwa konglomerat kelas kakap ini termasuk orang-orang yang selalu datang paling awal ke masjid untuk shalat lima waktu berjamaah. Sehingga jika muadzin masjid telat sedikit, maka sang konglomeratlah yang mengumandangkan adzan.......
Ya......beliau sekarang menjadi Marbot Masjid........

Beliau memulai usaha dari Nol, kehidupan masa kecilnya sangat susah hingga pernah bekerja jadi kuli panggul dan menjual kayu bakar di masa kanak-kanaknya. Tetapi dengan ketekunan, hemat, namun ringan tangan, tidak hitungan dalam berderma kepada yang membutuhkan dan kerja keras serta tawakkalnya kepada Allah hingga akhirnya beliau dan saudaranya memiliki “Kerajaan Bisnis Raksasa” di KSA dan salah satunya adalah Bank Ar-Rajhi; Bank syariah terbesar di Dunia yang ATM nya tersebar menjamur dan cabangnya terdapat nyaris di semua distrik KSA.

Ar-Rajhi juga dikenal amat sangat dermawan. Ia memiliki yayasan amal "raksasa" yang menyalurkan donasinya ke berbagai negara sebelum dilarang pasca 11 September 2001. Sulit menghitung waqaf Ar-Rajhi dan jumlah masjid yang sudah dibangunnya, serta donasinya untuk berbagai amal dakwah dan penyebaran ilmu.

Menurut beberapa sahabatnya, Ar-Rajhi tidak meletakkan kekayaan di hatinya. Malah di masa tuanya, Ar-Rajhi telah menaikan jumlah sedekahnya dengan membagi sekitar Rp 6,7 triliun hartanya kepada ahli waris dan kerabatnya serta fakir miskin, hingga diibaratkan ia cuma punya "pakaian yang melekat di badan".
Kenapa Sulaiman Ar Rajhi bisa menjadi demikian takutnya dengan hartanya...???

Sang Milyuner ini tersentuh kalbunya setelah semakin dekat dengan Al Qur'an.....
Semakin ia memahami Al Qur'an dan sunnah.....semakin ia memahami tujuan dan arti kehidupan di dunia yang fana ini, semakin ia menjadi Tawadhu'
Ia sangat Faham bahwa Harta di dunia ini tidak dapat di bawa mati, kecuali Amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh......

Sang Miliyuner lebih mementingkan kehidupan akhirat yang kekal selamanya ketimbang kehidupan di dunia yang hanya sementara saja dan dengan kesenangan yang menipu......

وَمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ  ﴿٦٤

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.(QS. Al Ankabuut 64)

"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
( Q.S. Al Hadid 20 )

SubhanAllah......)))
Betapa Kita yang sombong dengan apa yang kita punya saat ini ternyata tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Milyuner ini.....
Kita sudah bangga dan pamer dengan apa yang sedikit ini, seolah-olah kita orang paling mulia dan paling kaya di atas bumi ini.....
Allah sangat membenci orang yang sombong dan berjalan diatas bumi ini dengan congkak.......

Pertanyaannya :
Apa yang sudah kita perbuat untuk bekal kita di akhirat dengan harta yang cuma titipan Allah kepada kita....???

Apa yang sudah kita belanjakan di jalan Allah dengan harta yang cuma secuil ini.....???

Apa saja harta kita yang sudah kita wakaf kan dijalan Allah.....???

Ketahuilah bahwa yang kita bawa mati hanyalah amal ibadah kita, sholat kita, sedekah kita, wakaf kita, zakat kita, amal jariyah kita, ilmu yang kita sebarkan dan bermanfaat bagi umat serta do'a anak kita yang sholeh dan sholeha........

Sementara harta, rumah, perhiasan, tanah, mobil, uang, dll semua TINGGAL di dunia ini.....
bahkan ketika mati kita cuma di balut oleh kain kafan tak bersaku, tak ada serupiah pun uang yang dapat kita selipkan untuk bekal........
Semua tinggal di dunia yang fana ini......

SEMUA KITA PASTI MATI.......

SYARAT MASUK SURGA ADALAH MATI.....
MATI MEMBAWA AMAL KEBAIKAN DAN AMAL JARIYAH.....
MATI DALAM KEADAAN BERTAQWA KEPADA ALLAH.......

JIKA MATI TIDAK BERAMAL IBADAH TIDAK SHOLAT, TIDAK ADA SEDEKAH DAN ZAKAT, TIDAK ADA WAKAF DAN INFAQ, TIDAK DALAM KEADAAN BERIMAN DAN BERTAUBAT.........

APAKAH PATUT KITA MENUNTUT SURGA NYA ALLAH....???

ASTAGHFIRULLAHAL ADZIIM.......)))

Wallahu a'lam bish shawab......)))

#COPAS (semoga berkah bagi penulisnya)
#tausiahdiri
#selfreminder

ASAL USUL VALENTINE

Saya Ingetken !!! Valentine Asli Betawi,

Bukan dariRomawi

Jaman VOC msh berkuasa di Batavia....

Konon ada seorang
Gadis Betawi yg Cantik Jelita
Namanya ENTIN BINTI SUEB,

dia jadi Rebutan antara Cowok Betawi - Sunda dan
Meneer Belanda ..................

Pada Tgl 13 Februari 1645 Hari Sabtu Kliwon,

Ketiganya Kebetulan bertemu dirumah si
ENTIN....

Mereka berebut dan
Akhirnya Berkelahi ...,

di - tengah 2 Perkelahian ...
si ENTIN mencoba melerai,

karena dia tdk mau ada Keributan dirumahnya.....,

Tetapi Tiba 2 Senjata Meneer Belanda Meletus....
DOR....,

dan Tepat Mengenai Kepale si ENTIN....,

Sontak Warga Kampung yg melihat Kejadian itu Berteriak...
PALE ENTIN....
Berdarah....

PALE ENTIN...
berdarah...

Tuh...PALE ENTIN...PALE ENTIN.......

Akhirnya si ENTIN dibawah Kerumah Sakit,tetapi Keesokan Harinya Tgl 14 Februari 1645 Hari Minggu Legi,si ENTIN Meninggal Dunia ..............

Untuk Mengenang Kejadian itu,
si Meneer Belanda...,
Selalu Mengadakan
Acara untuk Mengenang
si ENTIN yg dicintainya...

Dia Inget Kata-kata Warga Betawi.....

PALE ENTIN...PALE ENTIN....
Maka Jadilah
Hari PALE ENTIN

Silahkan di SHARE , Biar Semuanya pada tahu ,

Asal Usul Hari Pale Entin ...!!

NILAI SEBUTIR NASI

Dalam perjalanan mencari ilmu,  Habib Lutfi Bin Yahya Pekalongan berjumpa dengan seorang Kiai Sepuh.

Habib muda terheran-heran ketika menyaksikan akhlak Kiai Sepuh yang luar biasa. Yakni, ketika makan ada butiran nasi yang terjatuh lalu dipungut dan dikembalikan ke piring untuk dimakan kembali.

"Kenapa harus diambil, Kiai. Kan cuma nasi sebutir," ujar Habib muda penasaran.

"Lho, jangan dilihat sebutir nasinya. Apa kamu bisa bikin nasi sebutir ini, bahkan seper seribu menir saja?".

Terdiamlah Habib muda.

Kiai sepuh melanjutkan, "Ketahuilah pada saat kita makan nasi, sesungguhnya Gusti Allah telah menyatukan banyak sekali peran. Nasi itu namanya Sego Bin Beras Bin Gabah Al Pari. Mulai dari mencangkul, menggaru, meluku, menanam benih, memupuk, menjaga hama hingga memanen ada jasa banyak sekali orang. Kemudian mengolah gabah menjadi beras, dari beras menjadi nasi juga banyak sekali peran hamba Gusti Allah di sana."

"Ketika ada satu butir nasi, atau menir sekalipun yang jatuh, ambillah. Jangan mentang-mentang kita masih banyak cadangan nasi. Itu bentuk dari takabur, dan Gusti Allah tidak suka dengan manusia yang takabur. Selama jatuh tidak kotor dan tidak membawa mudlorot bagi kesehatan kita, ambillah, satukanlah dengan nasi lainnya, sebagai bagian dari syukur kita".

Habib muda pun menyimak lebih dalam.

"Karena itulah ketika akan makan, diajarkan doa:

اللهم بارك لنا فيما رزقتنا و قنا عذاب النا ر

Allahumma bariklana (Ya Allah semoga Engkau memberkati Kami). Bukan Allahumma barikli (Ya Allah semoga Engkau memberkatiku), walaupun sedang makan sendirian.

"'Lana' itu maknanya untuk semuanya, mulai petani, pedagang, pengangkut, pemasak hingga penyaji semuanya termaktub dalam doa tersebut. Jadi doa tersebut, merupakan ucapan SYUKUR serta MENDOAKAN SEMUA ORANG yang berperan dalam kehadiran nasi yang kita makan."

Kiai Sepuh melanjutkan,  "satu lagi, mengapa urusan makan tapi doa: waqina ‘adzaban nar (jagalah kami dari siksa neraka). Apa hubungan, makan kok dengan neraka? Kan gak nyambung."

"Inggih Kiai. Kok bisa ya?" tanya Habib Luthfi penasaran.

" Jadi begini. Kita makan ini hanya wasilah, media. Yang memberi kenyang itu Gusti Allah. Kalau kita makan dan menganggap bahwa yang mengenyangkan kita adalah makanan yang kita makan, maka ingatlah, itu akan menjatuhkan kita dalam kemusyrikan. Musyrik adalah dosa terbesar bagi orang beriman".

"Astaghfirullahal ‘azhim..."  Habib membatin.

Tidak menyangka maknanya sedalam itu.

“Bayangkan. Bila kita makan dan minum tetapi Allah tidak menghilangkan rasa lapar dan dahaga kita. Apalah jadinya?”, pungkas Kiai Sepuh.

Monday, February 20, 2017

SUAMIKU MILIK IBUNYA

Renungan buat para istri

Berpuluh kali membaca postingan ini, tidak akan bosan. Subhanallah...
Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya.
Dari matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah
pasti habis bertengkar lagi dengan suaminya.
Meski heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika bertengkar dengan suaminya. Ayah Sarah yang juga keheranan, segera menghampiri Sarah dan menanyakan masalahnya.
Sarah mulai menceritakan awal pertengkarannya dengan suaminya tadi malam.
Sarah kecewa karena suaminya telah membohongi Sarah selama ini.
Sarah menemukan buku rekening suaminya terjatuh didalam mobil.
Sarah baru tahu, kalau suaminya selalu menarik sejumlah uang setiap bulan, di tanggal yang sama.
Sementara Sarah tahu, uang yang Sarah terima pun sejumlah uang yang sama.
Berarti sudah 1 tahun lebih, suaminya membagi uangnya, setengah untuk Sarah, setengah untuk yang lain. Jangan-jangan ada wanita lain??
Ayah Sarah hanya menghela nafas, wajah bijaksananya tidak menampakkan rasa kaget atau pun marah.
*"Sarah...,*
*» Yang pertama, langkahmu datang ke rumah ayah sudah dilaknat Allah dan para MalaikatNya',*
*karena meninggalkan rumah tanpa seizin suamimu"*
Kalimat ayah sontak membuat Sarah
kebingungan.
Sarah mengira ia akan mendapat dukungan dari ayahnya.
*» "Yang kedua,* *mengenai uang suamimu, kamu tidak berhak mengetahuinya.*
*Hakmu hanyalah uang yang diberikan suamimu ke tanganmu.*
*Itu pun untuk kebutuhan rumah tangga.*
Jika kamu membelanjakan uang itu tanpa izin suamimu, meskipun itu untuk sedekah, itu tak boleh".
Lanjut ayahnya.
"Sarah.., suamimu menelpon ayah dan mengatakan bahwa sebenarnya uang itu memang diberikan setiap bulan untuk seorang wanita.
Suamimu tidak menceritakannya padamu, karena kamu tidak suka wanita itu sejak lama.
Kamu sudah mengenalnya, dan kamu merasa setelah menikah dengan suamimu, maka hanya kamulah wanita yang
memilikinya".
"Suamimu meminta maaf kepada ayah karena ia hanya berusaha menghindari pertengkaran denganmu.
Ayah mengerti karena ayah pun sudah mengenal watakmu" mata ayah mulai berkaca-kaca.
*"Sarah...,*
*kamu harus tahu, setelah kamu menikah maka yang wajib kamu taati adalah suamimu.*
*Jika suamimu ridho pdmu,*
*maka Allah pun Ridho.*
*Sedangkan suamimu, ia wajib taat kepada ibunya.*
Begitulah Allah mengatur laki-laki untuk taat kepada ibunya.
Jangan sampai kamu menjadi
penghalang bakti suamimu kepada ibundanya".
*"Suamimu, dan harta suamimu adalah milik ibu nya".*
Ayah mengatakan itu dengan tangis. Air matanya semakin banyak membasahi pipinya.
Seorang ibu melahirkan anaknya dengan susah payah dan kesakitan.
• Kemudian ia membesarkannya hingga dewasa hingga anak laki-lakinya menikah, ia melepasnya begitu saja.
• Kemudian anak laki-laki itu akan sibuk dengan kehidupan barunya.
• Bekerja untuk keluarga barunya.
• Mengerahkan seluruh hidupnya untuk istri dan anak-anaknya.
• Anak laki-laki itu hanya menyisakan sedikit waktu untuk sesekali berjumpa dengan ibunya. sebulan sekali, atau bahkan hanya1 tahun sekali.
"Kamu yang sejak awal menikah tidak suka dengan ibu mertuamu.
Kenapa?
Karena rumahnya kecil dan sempit? Sehingga kamu merajuk kepada
suamimu bahwa kamu tidak bisa tidur disana.
Anak-anakmu pun tidak akan betah disana.
Sarah.., mendengar ini ayah sakit sekali".
"Lalu, jika kamu saja merasa tidak nyaman tidur di sana.
Bagaimana dengan ibu mertuamu yang dibiarkan saja untuk tinggal disana?"
*"Uang itu diberikan untuk ibunya.* Suamimu ingin ayahnya berhenti berkeliling menjual gorengan.
Dari uang itu ibu suamimu hanya memakainya secukupnya saja, selebihnya secara rutin dibagikan ke anak-anak yatim dan orang-orang tidak mampu di kampungnya. Bahkan masih cukup untuk menggaji seorang guru ngaji di kampung itu" lanjut ayah.
Sarah membatin dalam hatinya, uang yang diberikan suaminya sering dikeluhkannya kurang. Karena Sarah butuh banyak pakaian untuk mengantar jemput anak sekolah.
Sarah juga sangat menjaga
penampilannya untuk merawat wajah dan tubuhnya di spa.
Berjalan-jalan setiap minggu di mall. Juga berkumpul sesekali dengan teman-temannya di restoran.
Sarah menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya seorang tukang gorengan.
Tukang gorengan yang berhasil :
• Menjadikan suaminya seorang sarjana,
• mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan banyak orang.
• Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang bisa ia gunakan setiap hari.
"Ayaaah, maafkan Sarah", tangis sarah meledak.
Ibunda Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah.
*"Sarah...*
*• kembalilah ke rumah suamimu.*
*Ia orang baik nak...*
*• Bantulah suamimu berbakti kepada orang tuanya.*
*• Bantu suamimu menggapai surganya,* *dan dengan sendirinya, ketaatanmu kepada suamimu bisa menghantarkanmu ke surga".*
Ibunda sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah.
Sarah hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya.
Bathinnya sakit, menyesali sikapnya.
Sarahpun pulang menghadap suaminya dan sambil menangis memohon maaf kpd suaminya atas prasangka yg salah selama ini.
Di lain hari, sarahpun mengikiti suaminya bersilaturahmi kpd ibu kandung suaminya alias mertua dirinya.
Suaminya meneteskan air mata menatap istrinya yg di tangan istrinya tertenteng 4 liter minyak goreng untuk mertuanya.
Tetesan air mata suami bukan masalah jumlah liternya
tapi karena perubahan istrinya yg senang dan nampak ihlas hendak datang kpd orang tuanya alias mertua istrinya.
Seterusnya Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya.
Sesekali waktu, Sarah bukan mengajak suaminya ke Mall tapi minta anjangsana ke rumah mertuanya dan juga orang tuanya.
Subhanallah....
Kirimkan Kisah ini ke semua sahabat Anda, siapa tahu ada orang yang mau mencoba dan mengambil manfaat dari kisah ini, sehingga anda pun akan mendapatkan pahala.
Insya Allah...
Semoga para istri tetap mendukung suaminya tuk berbakti pada ibunya.
*Semog Alloh meridhoi kita aamiin*

SLUKU-SLUKU BATHOK

_Sluku-Sluku Bathok_ _Bathoke Ela Elo_
_Si Rama Menyang Solo_
_Oleh-Olehe Payung Mutho_
_Mak Jenthit Lolo Lo Bah_
_Yen Mati Ora Obah_
_Yen Obah Medeni Bocah_
_Yen Urip Goleko Duwit_

*_Sluku-Sluku Bathok_*
_Artinya:_ Hidup Tidak Boleh Dihabiskan Hanya Untuk Bekerja, Waktunya Istirahat Ya Istirahat, Untuk Menjaga Jiwa Dan Raga Agar Selalu Dalam Kondisi Yang Seimbang, Bathok Atau Kepala Kita Perlu Beristirahat Untuk Memaksimalkan Kemampuanya.

*_Bathoke Ela Elo_*
_Artinya:_ Dengan Berdzikir (ela elo= Laa ilaaha illalläh) Mengingat Alläh, Syaraf Neuron Di Otak Akan Mengendur, Ingatlah Alläh, Dengan Mengingat-Nya Hati Menjadi Tentram.

*_Si Rama Menyang Solo_*
_Artinya:_
Siram (Mandilah, Bersucilah) Menyang (Menuju) Solo (Sholat) Lalu Bersuci Dan Dirikan Sholat.

*_Oleh-Olehe Payung Mutho_*
_Artinya:_ Maka Kita Akan Mendapatkan Perlindungan (Payung) Dari Alläh, Tuhan Kita,

*_Mak Jenthit Lolo lo Bah_*
_Artinya:_ Kematian itu Datangnya Tiba-Tiba, Tak Ada Yang Tahu, Tak Dapat Diprediksi Dan Tak Juga Dikira-Kira, Tak Bisa Dimajukan Dan Tak Bisa Pula DiMundurkan,

*_Wong Mati Ora Obah_*
_Artinya:_ Saat Kematian Datang, Semua Sudah Terlambat, Kesempatan Beramal Hilang.

*_Yen Obah Medeni Bocah_*
_Artinya:_ Banyak Jiwa Yang Rindu Untuk Kembali Pada Alläh Ingin Minta Dihidupkan, Tapi Alläh Tak Mengijinkan, Jika Mayat Hidup Lagi Maka Bentuknya Pasti Menakutkan Dan Mudhorotnya Lebih Besar.

*_Yen Urip Goleko Dhuwit_*
_Artinya:_ Kesempatan Beramal Untuk Beramal Hanya ada Di Saat Sekarang (Selagi Mampu Dan Ada Waktu) Bukan Dinanti (Ketidak Mampuan Dan Hilangnya Kesempatan) Tempat Beramal Hanya Disini (Dunia) Bukan Disana (Akherat) Disana Bukan Tempat Beramal (Bercocok Tanam) Tapi Tempat Berhasil (Panen Raya)

_Subhänalläh, Dalam Banget Arti Dan Makna Tembang "Sluku-Sluku Bathok" Karya Kanjeng Sunan KaliJaga, Semoga Kita Semua Di Beri Keselamatan Dunia Dan Akhirat Aamiin..._😄

Petuah Murah Rezeki


✅ 1. Letakkanlah sedikit makanan kucing dan semangkuk air di luar rumah untuk kucing2 yg datang..
....................................
✅ 2. Sisihkanlah sedikit dari hasil gaji atau upah jerih payahmu, untuk di sumbangkan kepada anak yatim & orang miskin.
....................................
✅ 3. Sentiasa sediakan uang kecil di dalam dompet untuk diberikan kepada yg memerlukan.
....................................
✅ 4. Letakkanlah di rumahmu sebuah kotak. Setiap kali kita merasa melakukan dosa, masukkan uang kecil ke dalamnya. Genap 1 bulan, buka kotak itu & sedekahkan uang tersebut.
....................................
✅ 5. Jika kamu hadir dalam acara keramaian (keluarga & kerabat atau sahabat), belilah 1 atau 2 kotak air mineral, niatkan untuk sedekah kepada orang2 yg memerlukannya (orang tua, sakit, kanak2 dan lain2).
....................................
✅ 6. Jika kamu membeli barang dari pedagang2 kecil kemudian pedagang ingin mengembalikan uang kembalian, biarkan uang itu untuknya (sedekah atau hadiah).
..................................
✅ 7. Belilah mushaf (Al Quran) letakkan di salah satu masjid. Bayangkan berapa pahala yg akan kamu dapat dari setiap huruf bagi mereka yg membacanya.
..................................
✅ 8. Berikanlah perasaan gembira kepada setiap orang, khususnya kepada mereka2 yg sedang ditimpa musibah, dengan senyuman dan ucapan doamu yg tulus.
....................................  
✅ 9. Berikanlah senyuman kepada orang yg kamu temui, berilah salam kepada orang yg duduk & berkatalah dengan ucapan yg baik karena semuanya adalah sedekah.
....................................
✅ 10. Jangan biarkan kamu tertidur, sebelum kamu mengampuni semua orang yg telah berbuat jahat kepadamu dari menghinamu, menyebarkan fitnah & menzalimimu.
....................................
✅ 11. Settingkan pada handphonemu, pengingat pada saat saat tertentu untuk anda membaca surah Al-Fatihah atau Al-Ikhlas untuk dihadiahkan kepada kedua ibu-bapamu, baik yg masih hidup atau yg telah meninggal dunia...
....................................
✅ 12. Kirimkan pesan ini ke semua sahabat. Siapa tahu ada yg bersedia mengamalkan. Semoga kita pun akan diberi pahala karenanya.

Selamat bersedekah..
Semoga kita dilimpahi rezeki..
Aamiin alumma aamiin..

KETIKA KITA SAKIT

_Allah tarik 3 perkara:_

_Allah tarik keceriaan wajah kita._
_Allah tarik selera makan kita._
_Allah tarik dosa kita._

_Apabila sudah sembuh, Allah mengembalikan 2 saja:_

_Allah mengembalikan keceriaan wajah kita_
_Allah mengembalikan selera makan kita._

*_Tapi Allah TIDAK mengembalikan dosa kita.._*

_Allahu Akbar sayangnya Allah pada kita_

_Ketika kita mengeluh:_
_“ihh, aku sangat lelah."_

_ALLAH menjawab :_
*“ Dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat (An Naba' : 9)."*

_Ketika kita mengeluh:_ _“Beratnya masalah ini, tak sanggup rasanya aku"_
.
*" ALLAH menjawab:*
*“ AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupannya.”*
(Al Baqarah : 286)

_Ketika kita mengeluh :_
_“kacau balau/galau hati ini.._
*ALLAH menjawab :*
*“ Hanya dengan mengingatKU hati akan menjadi tenang”*
(Ar Ra'd : 28)

_Ketika kita mengeluh:_
_“Apa yg aku buat ini semua sia sia._

_" ALLAH menjawab :_
*"Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji zarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya ”*
(Al Zalzalah : 7)

_Ketika kita mengeluh:_
_“ tak ada seorang pun yang mau menolong aku."_

_ALLAH menjawab:_
*“ Berdo'alah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan”*
(Al Ghafir : 60)

_Ketika kita mengeluh :_
_“ Aku sangat sedih."_

_ALLAH menjawabku:_
*“ Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita "*
(At Taubah : 40)

_Jangan banyak mengeluh._

_Banyaklah berSABAR dan teruskan kehidupan ini dengan TAQWA dan TAWAKAL._

_Semoga menjadi insan yang bertaqwa._

_Hadapi dengan sabar Agar kita selalu dapat berpikir dengan positif dan jernih._
Dan dia lah Alloh SWT yg menyembuhkan penyakit kita (QS. 26:80). Aamiin ya Alloh.

*SEMOGA BERMANFAAT.*

KISAH NYATA MENGGUGAH JIWA

Ary Ginanjar Agustian
(Renungan Kisah Nyata)

Minggu lalu saya kembali Jum’atan di Graha CIMB Niaga Jalan Sudirman setelah lama nggak sholat Jum’at di situ. Sehabis meeting dengan salah satu calon investor di lantai 27, saya buru2 turun ke masjid karena takut terlambat.

Dan bener aja sampai di masjid adzan sudah berkumandang. Karena terlambat saya jadi tidak tau siapa nama Khotibnya saat itu. Sambil mendengarkan khotbah saya melihat Sang Khotib dari layar lebar yg di pasang di luar ruangan utama masjid.

Khotibnya masih muda, tampan, berjenggot namun penampilannya bersih Dari wajahnya saya melihat aura kecerdasan, tutur katanya lembut namun tegas. Dari penampilannya yg menarik tsb, saya jadi penasaran, apa kira2 isi khotbahnya.

Ternyata betul dugaan saya! Isi ceramah dan cara menyampaikannya membuat jamaah larut dalam keharuan. Banyak yg mengucurkan air mata (termasuk saya)., bahkan ada yg sampai tersedu sedan.

Weleh2, ampai segitunya ya. Lalu apa sih isi ceramahnya, koq kayaknya amazing bingitzz.

Dengan gaya yg menarik Sang Khotib menceritakan “true story”.

Seorang anak berumur 10 th namanya Umar. Dia anak pengusaha sukses yg kaya raya. Oleh ayahnya si Umar di sekolahkan di SD Internasional paling bergengsi di Jakarta. Tentu bisa ditebak, bayarannya sangat mahal. Tapi bagi si pengusaha, tentu bukan masalah, wong uangnya berlimpah.

Si ayah berfikir kalau anaknya harus mendapat bekal pendidikan terbaik di semua jenjang, agar anaknya kelak menjadi orang yg sukses mengikuti jejaknya.

Suatu hari isterinya kasih tau kalau Sabtu depan si ayah diundang menghadiri acara “Father’s Day” di sekolah Umar.

“Waduuuh saya sibuk ma, kamu aja deh yg datang.” begitu ucap si ayah kpd isterinya.

Bagi dia acara beginian sangat nggak penting, dibanding urusan bisnis besarnya. Tapi kali ini isterinya marah dan mengancam, sebab sudah kesekian kalinya si ayah nggak pernah mau datang ke acara anaknya. Dia malu karena anaknya selalu didampingi ibunya, sedang anak2 yg lain selalu didampingi ayahnya.

Nah karena diancam isterinya, akhirnya si ayah mau hadir meski agak ogah2an. Father’s day adalah acara yg dikemas khusus dimana anak2 saling unjuk kemampuan di depan ayah2nya.

Karena ayah si Umar ogah2an maka dia memilih duduk di paling belakang, sementara para ayah yg lain (terutama yg muda2) berebut duduk di depan agar bisa menyemangati anak2nya yg akan tampil di panggung.

Satu persatu anak2 menampilkan bakat dan kebolehannya masing2. Ada yg menyanyi, menari, membaca puisi, pantomim. Ada pula yg pamerkan lukisannya, dll.Semua mendapat applause yg gegap gempita dari ayah2 mereka.

Tibalah giliran si Umar dipanggil gurunya untuk menampilkan kebolehannya...

“Miss, bolehkah saya panggil pak Arief.” tanya si Umar kpd gurunya. Pak Arief adalah guru mengaji untuk kegiatan ekstra kurikuler di sekolah itu.

”Oh boleh..” begitu jawab gurunya.

Dan pak Ariefpun dipanggil ke panggung.
“Pak Arief, bolehkah bapak membuka Kitab Suci Al Qur’an Surat 78 (An-Naba’)” begitu Umar minta kepada guru ngajinya.

”Tentu saja boleh nak..” jawab pak Arief.

“Tolong bapak perhatikan apakah bacaan saya ada yg salah.”

Lalu si Umar mulai melantunkan QS An-Naba’ tanpa membaca mushafnya (hapalan) dengan lantunan irama yg persis seperti bacaan “Syaikh Sudais” (Imam Besar Masjidil Haram).

Semua hadirin diam terpaku mendengarkan bacaan si Umar yg mendayu-dayu, termasuk ayah si Umar yg duduk dibelakang.

”Stop, kamu telah selesai membaca ayat 1 s/d 5 dengan sempurna. Sekarang coba kamu baca ayat 9..” begitu kata pak Arief yg tiba2 memotong bacaan Umar.

Lalu Umarpun membaca ayat 9.

”Stop, coba sekarang baca ayat 21..lalu ayat 33..” setelah usai Umar membacanya…
lalu kata pak Arief, "Sekarang kamu baca ayat 40 (ayat terakhir)”.

Si Umarpun membaca ayat ke 40 tsb sampai selesai."

“Subhanallah…kamu hafal Surat An-Naba’ dengan sempurna nak,” begitu teriak pak Arief sambil meneteskan air matanya.

Para hadirin yg muslimpun tak kuasa menahan airmatanya. Lalu pak Arief bertanya kepada Umar,
”Kenapa kamu memilih menghafal Al-Qur’an dan membacakannya di acara ini nak, sementara teman2mu unjuk kebolehan yg lain?” begitu tanya pak Arief penasaran.

Begini pak guru, waktu saya malas mengaji dalam mengikuti pelajaran bapak, Bapak menegur saya sambil menyampaikan sabda Rasulullah SAW, ”Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab, "Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (H.R. Al-Hakim).

“Pak guru, saya ingin mempersembahkan “Jubah Kemuliaan” kepada ibu dan ayah saya di hadapan Allah di akherat kelak, sebagai seorang anak yg berbakti kpd kedua orang tuanya..”

Semua orang terkesiap dan tdk bisa membendung air matanya mendengar ucapan anak berumur 10 th tsb…

Ditengah suasana hening tsb..tiba2 terdengan teriakan “Allahu Akbar!” dari seseorang yg lari dari belakang menuju ke panggung.

Ternyata dia ayah si Umar, yg dengan ter-gopoh2 langsung menubruk sang anak, bersimpuh sambil memeluk kaki anaknya.

”Ampuun nak.. maafkan ayah yg selama ini tidak pernah memperhatikanmu, tdk pernah mendidikmu dengan ilmu agama, apalagi mengajarimu membaca Al Quran.” ucap sang ayah sambil menangis di kaki anaknya.

”Ayah menginginkan agar kamu sukses di dunia nak, ternyata kamu malah memikirkan “kemuliaan ayah” di akherat kelak. Ayah maluuu nak" ujar sang ayah sambil nangis ter-sedu2.

Subhanallah... Sampai di sini, saya melihat di layar Sang Khotib mengusap air matanya yg mulai jatuh. Semua jama’ahpun terpana, dan juga mulai meneteskan airmatanya, termasuk saya.
Diantara jama’ahpun bahkan ada yg tidak bisa menyembunyikan suara isak tangisnya, luar biasa haru..

Entah apa yg ada dibenak jama’ah yg menangis itu..
Mungkin ada yg merasa berdosa karena telah menelantarkan anaknya, mungkin merasa bersalah karena lalai mengajarkan agama kepada anaknya, mungkin menyesal krn tdk mengajari anaknya membaca Al Quran, atau merasa berdosa karena malas membaca Al-Qur’an yg hanya tergeletak di rak bukunya.
Dan semua, dengan alasan sibuk urusan dunia...!

💧Saya sendiri menangis karena merasa lalai dengan urusan akherat, dan lebih sibuk dengan urusan dunia, padahal saya tau kalau kehidupan akherat jauh lebih baik dan lebih kekal dari pada kehidupan dunia yg remeh dan segera lenyap.. Penuh sendau gurau dan tipuan belaka..
Seperti firman Allah Ta'ala dalam
Q.S. Al-Anam ayat 32:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

”Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”...

✨Astagfirullah...
Innaka ghofururrohim, Ampunani hambaMu Ya Allah...Hamba ini yang hina penuh dosa..
Hanya Engkau yang dapat mengampuni dosa kami karena Engkau Dzat Yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang...
Amiin..

Wallahu ‘alam bissawab.

💝Semoga Allah subhanahu wata'ala membukakan hati kita untuk lebih mencintai Alqur'an dan mendidik anak2 kita dengan Alqur'an.

Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin

🍃🎉🔸〰〰〰

MENGAPA GURU DI NEGARA MAJU LEBIH KHAWATIR JIKA MURIDNYA TIDAK BISA MENGANTRI KETIMBANG TIDAK BISA MATEMATIKA ?


Seorang guru   di Australia pernah berkata :
“Kami tidak terlalu khawatir anak2 sekolah dasar kami tidak pandai Matematika”. Kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.”

Saya tanya "kenapa begitu?”

Jawabnya :

1. Karena kita hanya perlu melatih anak 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga 12 Tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran di balik proses mengantri.

2. Karena tidak semua anak kelak menggunakan ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG DAN BAGI. Sebagian mereka anak jadi penari, atlet, musisi, pelukis, dsb.

3. Karena semua murid sekolah pasti lebih membutuhkan pelajaran Etika Moral dan ilmu berbagi dengan orang lain saat dewasa kelak.

”Apakah pelajaran penting di balik budaya MENGANTRI?”

”Oh banyak sekali.."

1. Anak belajar manajemen waktu jika ingin mengantri paling depan datang lebih awal dan persiapan lebih awal.

2. Anak belajar bersabar menunggu gilirannya jika ia mendapat antrian di tengah atau di belakang.

3. Anak belajar menghormati hak orang lain, yang datang lebih awal dapat giliran lebih awal.

4. Anak belajar disiplin, setara, tidak menyerobot hak orang lain.

5. Anak belajar kreatif untuk memikirkan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebosanan saat mengantri. (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri)

6. Anak bisa belajar bersosialisasi menyapa dan berkomunikasi dengan orang lain di antrian.

7. Anak belajar tabah dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuannya.

8. Anak belajar hukum sebab akibat, bahwa jika datang terlambat harus menerima konsekuensinya di antrian belakang.

9. Anak belajar disiplin, teratur, dan menghargai orang lain

10. Anak belajar memiliki RASA MALU, jika ia menyerobot antrian dan hak orang lain.

11. Dan masih banyak pelajaran lainnya, silakan anda temukan sendiri..

FAKTANYA di Indonesia..

Banyak orang tua justru mengajari anaknya dlm masalah mengantri dan menunggu giliran, Sebagai berikut :

1. Ada orangtua yang memaksa anaknya untuk ”menyusup” ke antrian depan dan mengambil hak anak lain yang lebih dulu mengantri dengan rapi. Dan berkata ”Sudah cuek saja, pura-pura gak tau aja !!”  

2. Ada orangtua yang memarahi anaknya dan berkata ”Dasar Penakut”, karena anaknya tidak mau dipaksa menyerobot antrian.

3. Ada orangtua yang memakai taktik atau alasan agar dia atau anaknya diberi jatah antrian terdepan, dengan alasan anaknya masih kecil, capek, rumahnya jauh, orang tak mampu, dsb.

4. Ada orang tua yang marah-marah karena dia atau anaknya ditegur gara-gara menyerobot antrian orang lain, lalu ngajak berkelahi si penegur.

5. Dan berbagai kasus lain yang mungkin pernah anda alami.

Yuk kita ajari anak-anak kita, kerabat dan saudara untuk belajar etika sosial, khususnya ANTRI.

Budaya SUAP dan KORUPSI juga dimulai dari tidak mau belajar mengantri 😅😄

PERAMPOK CERDAS


Perampok berteriak kepada semua orang di bank :

”Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..”

Semua orang di bank kemudian tiarap.

Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“.

Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang biasa menjadi cara yang kreatif.

Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, "Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”

Hal ini disebut ”Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.

Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ”Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.

Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”

Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.

Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ”Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”

Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.

Kemudian kepala cabangnya berkata, ”Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”

Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.

Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar, orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”

Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.

Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.

Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“.

Selamat mencermati kisah diatas. Meski  mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas...

Apakah anda bisa melihat, mengapa bangsa ini selalu ada keributan?

Kisah Perampokan diatas, adalah representing segala sesuatu yg terjadi di Negara ini.

JANTANLAH, FREEPORT..


- Denny Siregar -
Tadi jam 10 pagi, Presiden dan CEO Freeport McMoran Inc. Richard Ackerson, mengadakan jumpa pers.
Pada intinya ia mengeluhkan tentang ketidak-adilan pemerintah Indonesia dalam mengambil langkah terkait situasi Freeport. Ia juga mengatakan akan mem-PHK banyak karyawan karena buntunya ekspor konsentrat yang menjadi sumber penghasilan mereka.
Ada kemungkinan besar PT Freeport Indonesia akan melakukan langkah Arbitrase, atau penyelesaian sengketa melalui jalur diluar pengadilan.
Menteri Jonan sendiri menilai langkah Arbitrase adalah langkah tepat, daripada sibuk mengancam akan memecat karyawan. Itu langkah jantan daripada berlindung dibalik punggung karyawan.
Pemerintah Indonesia sendiri percaya bahwa negara akan menang. Berkaca dari menangnya pemerintah ketika berhadapan dengan PT Newmont Nusa Tenggara.
Keras kepalanya Jonan didukung oleh anggota DPR. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Satya Widya Yudha, mengatakan, "Negara kita negara berdaulat. Jangan benturkan rakyat dengan pemerintah.."
Sementara itu Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Chappy Hakim, sudah mengundurkan diri dari Freeport. Ini membuat Freeport Internasional tidak punya negosiator lagi sebagai jembatan antara mereka dan pemerintah Indonesia.
Baru kali ini Freeport ditekan luar biasa. Langkah2 mereka seperti mati gaya ditangan Jonan. Mereka digiring ke arah permainan tanpa bisa mengendalikan situasi seperti yang biasa mereka lakukan. Biasanya cukup bayar beberapa pejabat, selesai perkara. Mereka salah besar menghitung nasionalisme punggawa2 pemerintahan sekarang ini.
Pemerintah Indonesia tidak suka bertarung di jalan. Selain tidak etis, itu menunjukkan cara yang tidak profesional. Freeport digiring ke ring pertempurang untuk bertarung secara sah dan legal. "Ayo kita pukul2an di area yang legal.." begitu bahasa sederhananya.
Maukah Freeport ?
Belum tahu, tapi naga2nya - bukan naga bonar - Freeport dengan terpaksa harus ikut keras kepalanya Indonesia.
Dampak negatifnya tentu ada, yaitu penghentian produksi sementara. Dan ini berakibat banyak karyawan yang terpaksa dirumahkan. Sejumlah ekspatriat bahkan dikabarkan sudah dipulangkan ke negaranya.
Entah harus senang atau sedih melihat situasi ini. Senang, karena baru kali ini kita melihat bahwa negara kita sangat berdaulat. Dan sedih, mengingat banyak karyawan yang terpaksa dirumahkan.
Apapun itu, perjuangan memang selalu membawa korban. Semoga nasionalisme di dada para karyawan Freeport yang dirumahkan, akan menjadi pondasi kuat mereka dalam menghadapi situasi sulit ini..
Semoga secangkir kopi bisa sedikit menguatkan...
www.dennysiregar.com